Mantan Pejuang Kepri Bentuk Forum Baru

0
427
MANTAN pejuang pembentukan Provinsi Kepri mendeklarasikan FK-AMP2KR). F-istimewa

TANJUNGPINANG – Sebanyak 13 alumni mahasiswa pejuang pembentukan Provinsi Kepri mendeklarasikan Forum Komunikasi Alumni Mahasiswa Pejuang Provinsi Kepulauan Riau (FK-AMP2KR) di Hotel Comfort Tanjungpinang, 26 Januari lalu.

Ke-13 aktivis mahasiswa ini adalah Aziz Martindaz alumni Pekanbaru asal Lingga, Julyanta Mitra alumni Bandung asal Tanjungpinang, Youriouskandar alumni Pekanbaru asal Natuna, Fansury Satiate alumni Malang asal Natuna, Dian Utama alumni Jogyakarta asal Lingga.

Faisal alumni Pekanbaru asal Karimun, Asy Sukri alumni Pekanbaru Tanjungpinang, Abdul Halim alumni Padang asal Tanjungpinang, Muh. Ramdhan alumni Pekanbaru asal Karimun, Rico Juniandi alumni Jakarta asal Bintan dan Hasan alumni Pekanbaru asal Tanjungpinang.

Aziz Martindaz salah satu pendiri menjelaskan, terbentuknya FK-AMP2KR berangkat dari pemikiran yang sama para aktivis alumni mencermati dan melihat perkembangan pembangunan setelah lahir nya undang-undang 25 tahun 2002 tentang pembentukan Provinsi Kepri. Selanjutnya ditunjuk sebagai Pelaksana I Gubernur Ismeth Abdullah melalui Keppres pada tanggal 1 Juli 2014 hingga saat ini dijabat oleh Nurdin Basirun telah berjalan 14 tahun terbentuknya Provinsi Kepri.

”Perlu kiranya dilakukan suatu evaluasi dan kajian-kajian strategis dari suatu kebijakan pemerintah yang mendorong tingkat kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat seluruh Kepri. Sebagaimana yang telah diamanatkan dalam cita-cita pergerakan perjuangan pembentukan provinsi yang tertuang dalam deklarasi masyarakat Kepri 15 Mei 1999 dalam suatu musyawarah besar di Tanjungpinang,” tegasnya, kemarin.

Pemprov Kepri saat ini, menurut perspektif alumni aktivis mahasiswa perlu kembali di pertajam visi dan misinya baik jangka pendek maupun jangka panjang dalam kerangka pembangunan Kepri yang lebih maju di masa datang.

Melalui itu, dilakukan konsolidasi awal dan beberapa kali dimulai dari tanggal 15 Mei 2017 selanjutnya dilanjutkan hingga sampai deklarasi saat ini. Tujuan forum ini tempat berpikir dan bekerjasama dalam mencapai kemajuan dan kemakmuran masyarakat Kepri yang berkeadilan.

Senada dikatakan Julyanta Mitra atau biasa dipanggil Bung Anta, bahwa deklarasi FK-AMP2KR dilakukan karena didorong semangat untuk mengkritisi secara konstruktif, bilamana terjadi lemahnya peran dan fungsi strategis dalam pengawasan kebijakan publik.

”Semangat untuk mempertajam kembali implementasi hasil kajian strategis pada saat pembentukan propinsi yang telah tergambarkan begitu besarnya potensi pendapatan asli daerah Kepri bilamana pisah dari Riau yang potensinya bersumber dari sumber daya alam,” jelasnya.

Kekuatan darat, laut dan wilayah udara hingga sampai saat ini belum terimplementasi secara komprehensif dan maksimal. (bas)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here