Mantan Plh Sekda Ditahan di Rutan

0
310
Para tersangka korupsi pasar modern Natuna tiba di Kejari Kepri Tanjungpinang, kemarin. f-raymon/tanjugnpinang pos

TANJUNGPINANG – Kejari Kepri menerima delapan dari sembilan orang tersangka korupsi berjemaah pembangunan pasar modern Natuna. Mereka diserahkan Polda Kepri ke Kejati Kepri, Kamis (29/11).

Para tahanan kasus korupsi ini dibawa ke Kejati Kepri di Tanjungpinang dengan dengan bus pariwisata. Kedelapan tersangka korupsi berjemaah itu, adalah M, MA, MBI, LH, ZH, DAP, DS dan NST. Sedangkan tersangka S tidak ditahan karena sakit parah bagian otak.

Namun, dari delapan tersangka tersebut, salah satunya Minwardi merupakan mantan Kadis Pekerjaan Umum (PU) Natuna, terlama di wilayah Provinsi Kepri. Ia juga pernah sebagai Plh Sekda Kabupaten Natuna.

Wakajati Kepri, Muhammad Taufik mengatakan, tersangka dalam perkara ini ada sembilan orang, namun hanya ada delapan orang tersangka yang dilimpahkan.

Satu orang tersangka tidak dibawa dikarenakan masih sakit menderita penyakit meningitis radang selaput otak. Sambung Wakajadi, nantinya setelah kita periksa pemberkasanya ke delapan tersangka ini titipkan di Rumah Tahanan (Rutan) Tanjungpinang. Para jaksa yang menyidangkan nantinya gabungan dari Kejati Kepri dan Kejaksaan Natuna.

”Pemeriksaan berkas tahap I dari Polda Kepri masih di periksa, kedelapan tersangka ini dalam keadaan sehat semua,” jelasnya.

Menurutnya hari tahap II, sesuai dengan prosedurnya massa tahanan tersangka ada 20 hari. Kita dalam 20 hari menyiapkan semua pemberkasan dakwaan agar segera kita limpahkan ke Pengadilan Negeri Tipikor Tanjungpinang untuk dilakukan persidangan.

”Kalau dapat cepat siap segera kita serahkan ke Pengadilan,” ujarnya.

Seluruh tersangka diancam pasal berlapis, di ataranya pasal 2 ayat 1, pasal 3 Undang-Undang Republik Indonesia 20 tahun 2001 tentang perubahan atas Undang-Undang Republik Indonesia nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi jo pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHPidana. (ray)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here