Mantan Wakil Bupati Natuna Imalko Wafat

0
1068
Imalko Ismail

NATUNA – Mantan Wakil Bupati Natuna Imalko Imalko Ismail, S.Sos wafat meninggal dunia sekitar pukul 13.00 WIB di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi Kepri di Batu 8 RSUP Tanjungpinang, Selasa (21/11).

Jenazah pria kelahiran Ranai, Bunguran Timur , Natuna, 5 Juni 1972 (45 tahun) ini rencananya akan dimakamkan di rumah duka di Ranai, Kabupaten Natuna.

Saat ini jenazah masih di Tanjungpinang menunggu kepastian pihak keluarga terkait maskapai penerbangan yang akan membawa jenazah almarhum ke Natuna.

Imalko merupakan mantan Wakil Bupati yang saat itu Bupatinya adalah Ilyas Sabli periode 2011-2016.

Pantauan di rumah duka, sejak dikabarkan meninggalnya Imalko, pihak keluarga di Ranai langsung memasang bendera putih di depan rumahnya di Jalan Datuk Kaya Wan Mohd Benteng.

Satu per satu pejabat Natuna seperti Sekda Natuna Wan Siswandi dan para kepala OPD datang ke kediaman almarhum.

Kerabat alrmahum, Ketua DPRD Natuna Yusripandi, Wakil Ketua I DPRD Natuna Hadi candra beserta anggota dewan lainnya juga turut hadir untuk berbelasungkawa.

Iyan adik almarhum Imalko tampak sibuk, lantaran belum mendapat kepastian soal apakah jenazah bisa diterbangkan ke Natuna.

Sebelumnya, Imalko sempat masuk penjara lantaran kasus korupsi dana Bansos. Pihak Kantor wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM) Kepri melalui humasnya membenarkan kabar meninggalnya mantan Wakil Bupati Natuna tersebut.

Imalko meningkat akibat sakit yang dideritanya. Ia meninggal di RSUD Provinsi Kepri saat menjalani asimilasi atau status bebas bersyarat.

Imalko merupakan terpidana kasus korupsi dana bantuan sosial untuk LSM BPNKN dilakukan beberapa kali tahapan setiap tahunnya, terhitung mulai tahun 2011 hingga 2013.

Imalko dihukum 1 tahun 6 bulan dikurangi masa tahanan selama menjalani persidangan. Serta denda Rp 50 juta subsider 6 bulan penjara oleh majelis hakim pengadilan Negeri Tanjungpinang tahun 2016 lalu.

Sebelum menjadi Wakil Bupati Natuna, Imalko adalah anggota dewa periode 2009-2014 dan 2014-2019. Kemudian Imalko menjadi Wakil Bupati periode 2011-2016.

Tahun 2016, Imalko maju sebagai calon Bupati Natuna, namun kalah. Kasusnya berlanjut hingga akhirnya divonis jadi terdakwa.

Imalko sendiri merupakan alumni SDN 01 Ranai (1985), MTs Darul Ulum Ranai (1988), SMA Negeri 02 Tanjungpinang (1991) dan Sarjana Ilmu Sosial UNTAN Pontianak (2007).

Adapun jabatan sebelumnya, Direktur PT Natuna Jaya di Ranai (1997-2009). Ia juga anggota Pemuda Pancasila (1999-2004). Pengurus KNPI Kabupaten Natuna (1999-2004). Ketua Ormas Persatuan Pemuda Kota Ranai (2004-2009) dan Ketua KADIN Kabupaten Natuna (2003-2009).

Di usianya yang tergolong muda itu, salah satu putra terbaik Natuna tersebut telah dipanggil Sang Maha Kuasa. Semoga keluarga yang ditinggal tetap tabah. Selamat jalan sahabat. (hrd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here