Manuver Golkar dan Rahma Efek

0
1051
Raja Dachroni

Oleh: Raja Dachroni
Direktur Gurindam Research Centre (GRC)

Menjelang masa pendaftaran calon walikota – calon wakil walikota Tanjungpinang 8 – 10 Januari 2018 mendatang yang tinggal beberapa hari lagi, Golkar yang mengklaim masih bersama koalisi anak pinang melakukan manuver politik mengusung kader PDIP Rahma sekaligus menduetkannya dengan H.Syahrul yang notabenenya adalah Ketua Gerindra Kepulauan Riau. Manuver Golkar ini membuat peta politik berubah dan menjadikan Pilkada Tanjungpinang semakin menarik dan kompetitif.

Pertanyaannya, apakah manuver yang dilakukan ini akan terwujud hingga masa pendaftaran pasangan calon nanti? Kemudian, sejauh mana manuver yang dilakukan Golkar ini mengancam Lis Darmansyah dan PDIP? Menarik untuk menjawab pertanyaan ini karena selain Lis Darmansyah dan PDIP yang sudah memiliki tiket untuk maju Pemilukada Tanjungpinang kandidat lain belum tentu, tergantung bagaimana merayu partai di level pusat untuk menurunkan rekomendasinya.

Pertama, kita akan mendiskusikan persoalan tiket atau dukungan partai politik yang akan menjawab manuver yang dilakukan Golkar akan terwujud pada masa pendaftaran calon mengingat tidak sesederhana seperti apa yang dibayangkan untuk mendapatkan tiket atau dukungan dari partai politik di level pusat. Selain menyiapkan mahar tertentu yang harus disiapkan pasangan calon tentu lobi-lobi politik juga harus jalan.

Apakah Golkar di tingkat kota mampu mendapatkan rekomendasi dari pengurus pusat dan sebagai partai politik yang menginisiasi lahirnya koalisi anak pinang yang terdiri dari Demokrat, PKPI, PPP bisa menggaransi bahwa di level pusat partai ini tetap mendukung dan tidak pecah kongsi. Tiket yang sudah pasti dari informasi yang beredar hanya Gerindra pusat yang sudah keluar rekomendasinya ke Syahrul-Rahma sementara pengurus pusat partai politik lainnya belum terlihat nomor SK-nya.

Baca Juga :  RUU Kepulauan Dibahas 2019

Meminjam pendapat Sekretaris DPD Golkar Tanjungpinang, Untung Budiawan di Tanjungpinang Pos Rabu (3/1), “Dua Perempuan Bersaing di Pilkada”, dia mengatakan DPD II Golkar Kota Tanjungpinang telah mengusulkan Rahma sebagai calon Wakil Walikota Tanjungpinang ke DPD I Golkar Provinsi Kepri.

”Itu baru sebatas usulan saja. Terima atau tidak (usulan Rahma dari DPD II Golkar ke DPD I Golkar Provinsi Kepri, red), karena ini masih dalam tahap proses,” kata Untung kepada awak media harian terbesar di Provinsi Kepri ini, kemarin.

Pernyataan ini sangat dinamis dan ada semacam keraguan keputusan ini akan direstui Golkar tingkat 1 hingga pusat. Secara psikologi PDIP level propinsi hubungannya sangat dekat Golkar Kepri. Soeryo – Ansar adalah mantan kandidat Pemilukada Kepri kemarin masih ada hubungannya yang cukup dekat. Jika hal ini dianggap menjadi ancaman tentu PDIP tidak tinggal diam. Nah, persaingan di menit-menit akhir ini sangat tergantung dari lobi-lobi di kepengurusan partai politik di tingkat pusat.

Rahma Efek
Persoalan kedua, jika dilihat dari sisi figur, tentu hadirnya Rahma memberikan efek elektoral yang sangat positif bagi Syahrul. Duet Syahrul – Rahma bisa saja menggembosi suara PDIP dan kaum perempuan yang selama ini melekat ke pasangan Lis – Maya yang digadang-gadangkan akan dicalonkan PDIP. Dilihat dari sisi kompetisi politik kehadiran Syahrul-Rahma tidak boleh dianggap sebelah mata oleh Lis Darmansyah karena selain menggerus basisnya di Tanjungpinang Timur yang merupakan jumlah terbanyak, Rahma efek juga bisa menggerus loyalis PDIP.

Baca Juga :  KKP Upayakan Tol Laut Bisa Menampung Ikan

Jika saja Rahma bisa membantu Syahrul dalam melakukan lobi-lobi politik di parpol level pusat, penulis yakin kehadiran Rahma bagi Syahrul memberikan efek kejut karena Rahma punya modal sosial yang cukup dibuktikan pada Pemilu Legislatif yang lalu dia berhasil menjadi anggota dewan dari PDIP dapil Tanjungpinang Timur serta di akhir masa jabatannya sebagai anggota dewan dia tetap menjaga konstituennya dan aktif dalam kegiatan sosial di Tanjungpinang.

Itu dilihat dari rekam jejaknya selama ini, tentu riil efek elektoral yang diharapkan Syahrul akan terlihat nanti pada hasil Pemilukada nantinya. Di atas kertas, tentu kehadiran Rahma memberikan efek elektoral yang cukup signifikan bagi citra Syahrul dan memperluas ceruk pemilih Syahrul.

Calon Alternatif
Dilihat peta politik sementara, pasangan yang sudah jelas akan bertarung adalah Lis – Maya dan Syahrul – Rahma. Adakah calon alternatif selain dua pasangan yang sudah mengemuka di detik-detik akhir masa pendaftaran calon. Menurut penulis bisa saja, ada beberapa partai politik lagi yang masih abu-abu sikapnya missal PAN, PKS dan PPP ditambah juga koalisi anak pinang yang belum tentu mengekor manuver yang dilakukan Golkar Tanjungpinang.

Baca Juga :  GMKI Tanjungpinang Tolak People Power

Persoalannya, bagaimana peluang calon alternatif dalam kompetisi Pemilukada Tanjungpinang nanti. Menurut penulis, peluang tetap ada dalam berkompetisi apalagi bisa menawarkan hal yang beda dan baru kepada pemilih. Bagi pemilih, Lis –Syahrul adalah kandidat petahan. Kesuksesan ataupun kegagalan Lis Darmansyah sudah sepaket dan melekat bersama Syahrul. Apalagi dalam setiap kegiatan Pemko Tanjungpinang, kendati sudah jelas akan bertanding dalam Pemilukada mereka tetap bersama-sama dalam menghadiri setiap kegiatan.

Jika calon alternatif hadir, kehadirannya bisa menjadi kuda hitam dalam Pemilukada Tanjungpinang, apalagi seperti yang penulis ungkapkan dimuka kehadiran calon alternative bisa menampilkan sisi kebaruan dan kesan beda. Kehadiran Syahrul – Rahma, jika sah dinyatakan pasangan kandidat oleh KPU nanti tentu sangat menguntungkan calon alternatif. Calon alternative disini bisa saja calon independent yang sudah mendaftar dan menanti proses verifikasi atau politisi lainnya yang mendapatkan tiket maju Pemilukada Tanjungpinang buah dari pecahnya kongsi koalisi anak pinang dan Setara. Untuk menjawab asumsi-asumsi di atas tentu akan terjawab setelah akhir masa pendaftaran 10 Januari 2018. Apakah manuver yang dilakukan Golkar akan terwujud atau ada kejutan lainnya. Kita tunggu saja! *** 

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here