Maret, Open Bidding Dimulai

0
724
SEJUMLAH pegawai dan pejabat Pemprov Kepri saat menghadiri acara pelantikan pejabat eselon di lingkungan Pemprov Kepri di Dompak, baru-baru ini. f-mazpram/humas pemprov kepri

Untuk Eselon II, III dan IV Pemprov Kepri

Setelah melantik 131 orang pejabat Eselon III Pemprov Kepri, Kamis (8/2) lalu di Aula Kantor Gubernur Kepri Dompak, maka Pemprov Kepri kembali akan melakukan lelang jabatan atau open bidding.

DOMPAK – SEKDAPROV Kepri TS Arif Fadillah mengatakan, open bidding bagi Eselon II untuk mempersiapkan pejabat yang akan duduk menggantikan kepala dinas yang akan pensiun.

”Kan ada beberapa yang mau pensiun tahun ini dan tahun depan. Kita lakukan sekaligus untuk mengisi posisi yang kosong tahun ini dan tahun depan. Jadi, tahun depan kita tidak lakukan lagi open bidding. Sekali aja,” ujar Arif.

Apa yang disampaikan Arif tersebut mematahkan informasi yang beredar selama ini akan ada 12 pejabat Eselon II Pemprov Kepri yang akan diganti.

”Tak benar itu. Makanya, siapa dulu yang menyampaikan informasi itu. Kita hanya siapkan untuk yang mau pensiun saja. Tak ada itu (12 orang mau diganti, red),” tegasnya.

Karena itu, Arif meminta agar Sekdaprov Kepri bisa tenang bekerja karena informasi yang selama ini beredar hanya meresahkan saja. Memang, selama ini sejumlah Pejabat Eselon II Pemprov Kepri sempat ketar-ketir lantaran informasi akan ada pergantian sejumlah pejabat.

Gubernur Kepri H Nurdin Basirun menyampaikan akan segera menggelar proses lelang jabatan (Open Bidding) bagi struktur jabatan eselon dua yang saat ini masih timpang.

Usai melantik pejabat Administrator dan Fungsional Pemprov Kepri Kamis kemarin, Nurdin bahkan menginstruksikan cepat didefinitifkan supaya langsung bekerja. ”Saya minta segera, kita mau kerja, sesuai kebutuhan nanti. Saat ini kita tengah menyeleksi mana kepala dinas yang berpotensi, mana yang masih perlu dibimbing,” tegas Nurdin kepada wartawan di kantor Gubernur Kepri, Pulau Dompak, Kemarin.

Saat ini, beberapa pejabat eselon dua Pemprov sudah rangkap jabatan, mengisi kekosongan posisi lantaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD)-nya sudah masuk Masa Persiapan Pensiun (MPP).

Beberapa posisi Kadis yang potensi terjadi kekosongan jabatan, antara lainnya Staf Ahli bidang Ekonomi dan Pembangunan Eko Sumbaryadi, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Asman Taufik, Kepala Perpustakaan dan Kearsipan Amir Husin, Kadisdik Kepri Arifin Nasir, Ridwan Hamta kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, serta Yatim Mustafa Kadis Kebudayaan. ”Saya minta terbuka, saya juga tidak mau ada pesan dan segala macam isu yang tak mengenakkan,” tambah Nurdin.

Sekdaprov Kepri H TS Arif Fadillah menjelaskan, terkait lelang pejabat eselon II pihaknya masih melakukan persiapan jelang proses open bidding. Tidak hanya itu, ketua Baperjakat ini pun sekaligus memperhitungkan beberapa dinas-dinas yang kosong sementara kepala OPD-nya tidak lama lagi sudah masuk MPP.

”Langkah lainnya yang kami siapkan, sistem Job fit. Model ini kita kirim nama-nama dinas yang harus dilakukan job fit baik ke gubernur maupun KSN,” terang Arif.

Saat ini, lanjut dia, untuk melakukan proses menggantikan jabatan Kadis baru, perlu mempertimbangkan jabatan seorang kepala dinas yang MPP-nya, pertengahan sampai akhir Desember.

”Sesuai ketentuan tiga bulan sebelum pensiun baru bisa dilakukan. Tapi kita konsultasi ke BKN, boleh saja dalam tahun itu, tapi dengan catatan, dia tetap dilantik pada waktu pensiunnya,” terang Arif.

Pelantikan ini menyangkut masalah biaya, menunggu dirinya pensiun butuh waktu lama. Kalau sudah lengkap berkasnya, baru disusun tim Pansel untuk dimulai proses open bidding-nya. Ia berharap open bidding nanti lancar dan hasilnya bagus.(SUHARDI – MARTUNAS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here