Markplus Nobatkan Disdik Public Service of The Year

0
728
Sekretaris Disdik Kota Tanjungpinang, Yasir menyerahkan penghargaan yang di terima dari Markplus diserahkan ke Kadisdik Kota Tanjungpinang, HZ Dadang AG.f-Desi Liza/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – Lembaga Mark Plus menobatkan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Tanjungpinang meraih Public Service of The Years Kepri 2018.

Penerimaan penghargaan dihadiri Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang, Yasir, Selasa (6/3) di Batam. Sedangkan Kepala Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang, HZ Dadang AG sedang memiliki tugas lain.

Terkait penobatan ini, HZ Dadang AG menyampaikan apresiasi kepada seluruh guru dan staf setiap sekolah mulai tingkat TK, SD dan SMP. Begitu juga dengan pegawai dan staf di lingkungan Dinas Pendidikan Tanjungpinang.

Hal ini disampaikan Dadang melalui apel bersama, Kamis (8/3) di Lapangan Kantor Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang, Soekarno Hatta.

Dadang menuturkan, penghargaan ini sebagai bentuk motivasi untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya wali murid dalam bidang pendidikan.

Baca Juga :  Kini, Banyak Pelajar Terlibat Curanmor

“Ini membuktikan kinerja kita dinilai, Alhamdulillah dinilai baik. Menjadi acuan untuk memberikan yang terbaik kedepannya,” ungkapnya di hadapan kepala sekolah, pengawas yang hadir dalam apel perdana di tahun ini.

Meskipun diakuinya, tahun sebelumnya Ombudsmen menilai pelayanan publik di Disdik Tanjungpinang nilainya rendah atau predikatnya merah.

“Saya sempat tanya apa alasan memberikan nilai merah, ternyata ada indikatornya yang terus kita benahi. Mungkin penghargaan dari Markplus sebagai jawaban dari kerja sama kita selama ini,” ucapnya.

Ia menuturkan, sejak awal memimpin Dinas Pendidikan, berkomitmen bersama seluruh kepala sekolah, menjadikan Tanjungpinang sebagai rujukan terkait pendidikan. Melalui penghargaan ini, maka terus memberikan inovasi.

Baca Juga :  Pengumuman Kelulusan SMP Diundur

Ia juga berpesan kepada kepala sekolah untuk melakukan tiga hal di setiap sekolah.

Diantaranya, membuat Standar Operasional Prosedur (SOP). Kedua menyediakan ruangan khusus menerima aduan atau laporan dari wali murid serta adanya kota saran atau pengaduan.

Bila perlu setiap hari ada petugas yang menerima tamu. Bukan hanya guru piket saja.

“Jadi kalau ada orangtua siswa yang datang harus ditanggapi dengan baik, jika orangtua siswa marah-marah harus diajak komunikasi. Bila perlu dibuatkan teh dan menanyakan apa masalah kedatangannya. Sampaikanlah bahwa tak ada masalah yang tak dapat diselesaikan,” ungkapnya memberi arahan.

Baca Juga :  Ade Angga Latih Siswa Bahasa Inggris

Bila hal ini diterapkan, ia yakin orangtua siswa tidak akan kecewa setelah bertemu pihak sekolah.

Selain itu, Dadang menuturkan apel bersama kepala sekolah dan pengawas tingkat TK, SD dan SMP akan dilaksanakan rutin. Sekali dalam sebulan, setiap hari Kamis, di minggu kedua.

“Kalau rapat antarkepala sekolah setiap tingkatan rutin dilaksanakan, tapi kedepan kita akan laksanakan gabungan. Sebagai bentuk silahturahmi dan koordinasi,” ucapnya. (dlp)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here