Marwin Lantik Pejabat Kemenag Hinterland

0
558
Marwin Jamal saat melantik tiga pejabat eselon IV untuk Kantor Kemenag Kota Tanjungpinang dan Kemenag Anambas di Aula Kanwil Kemenag Kepri Jalan Daeng Kemboja Km. 15 Tanjungpinang, Senin (5/2) kemarin. F-istimewa/humas kemenag kepri

SENGGARANG – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepri H. Marwin Jamal melantik tiga pejabat eselon IV untuk Kantor Kemenag Kota Tanjungpinang dan Kemenag Anambas di Aula Kanwil Kemenag Kepri Jalan Daeng Kemboja Km. 15 Tanjungpinang, Senin (5/2) kemarin.

Mereka yang dilantik adalah M. Mukhsin sebagai Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kantor Kemenag Kota Tanjungpinang. Sebelumnya M. Mukhsin menjabat Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan Tanjungpinang Timur.

Kasubbag Tata Usaha sebelumnya adalah Imam Subekti yang dimutasi ke Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Sulthan Abdurrahman Kepri.

Pejabat lainnya yang juga turut dilantik, M. Marquzi Khozin sebagai Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kantor Kemenag Kabupaten Anambas. Marquzi Khozin sebelumnya menjabat sebagai Kepala Seksi Pendidikan Islam Kemenag Anambas.

Kasubbag Tata Usaha sebelumnya adalah Edi Batara yang telah dilantik menjadi Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Lingga beberapa waktu yang lalu.

Sementara itu Mardanis menggantikan posisi Marquzi Khozin sebagai Kepala Seksi Pendidikan Islam Kantor Kemenag Kabupaten Anambas. Mardanis sebelumnya JFU Pengembang Pegawai Kemenag Kabupaten Anambas yang dipromosikan menjadi pejabat pengawas setingkat eselon IV.

Kepala Kanwil Kemenag Kepri H. Marwin Jamal mengatakan pejabat yang baru dilantik, mampu memahami tugasnya dengan spesifik.

”Contohnya Pak Mukhsin, saya percayakan untuk menjadi Kasubbag Tata Usaha Kemenag Tanjungpinang karena kenyang dengan pengalaman. Dulu beliau sudah ditugaskan ke Lingga, sampai mendapatkan musibah. Lalu saya pindah ke Tanjungpinang. Sudah keliling menjadi Kepala KUA di beberapa kecamatan,” kata Marwin Jamal.

Untuk Marquzi Khozin, Marwin menjelaskan tugas Kasubbag Tata Usaha mengurusi semua internal kantor. ”Berdasarkan pengamatan yang panjang akhirnya saya putuskan keduanya menjadi Kasubbag TU karena tugas TU berat,” tambahnya.

Sementara untuk Mardanis, Kakanwil berharap pejabat yang baru lebih banyak mengidentifikasi masalah yang ada di madrasah dan pesantren sekaligus mencari solusinya.

”Madrasah di Anambas kan hanya sembilan. MI, MTs dan MA masing-masing tiga. Tolong beri perhatian kepada pendidikan Islam, karena tahun ini Kemenag sudah mengganggarkan Rp 1 miliar untuk madrasah di Anambas. Saya minta tinjau madrasah dengan teliti sehingga bantuan tepat sasaran,” harap Marwin Jamal.

”Kita harus konsentrasi, karena perhatian pemerintah sudah besar. Malah di Matak itu pagar madrasah dibantu dari dana desa dan DPRD. Manfaatkan anggaran itu dengan baik, jangan sampai tak tersalurkan maksimal. Dzolim namanya jika tidak tersalurkan karena kita tidak serius,” jelas Marwin Jamal. (ais)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here