Maryamah dan Zaini Tak Diberikan Sanksi

0
157
Maryamah

TANJUNGPINANG – Dua komisioner Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Tanjungpinang, Maryamah dan Muhamad Zaini telah mengikuti sidang kode etik di Kantor Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI, Kamis (16/5).

Keputusan dibacakan oleh pimpinan sidang kode etik sekitar pukul 13.30WIB, Maryamah dan Muhamad Zaini tak diberikan sanksi. Keduanya direhabilitasi. Ini tertuang di surat putusan nomor 52-PKE-DKPP/III/2019.

Ini artinya, kata Indrawan Susilo Prabowoadi, Divisi Hukum dan Data Informasi Bawaslu Provinsi Kepri kepada Tanjungpinang Pos, Jumat (17/5), Maryamah dan Muhamad Zaini sebagai teradu satu dan dua tidak terbukti melanggar kode etik yang dilaporkan oleh pengadu, yaitu Ranat Mulia Pardede ke DKPP RI.

”Kemarin, sekali sidang di DKPP RI ada 23 pengaduan yang diputuskan termasuk Bawaslu Kota Tanjungpinang,” sebut dia.

Muhamad Zaini membenarkan, bahwa dirinya bersama Maryamah menghadiri sidang putusan DKPP RI, terkait laporan Ranat Mulia Pardede melalui kuasa hukumnya Heriyanto dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI), dalam hal penanganan pelanggaran yang dilakukan oleh Sentra Gakkumdu Kota Tanjungpinang.

”Alhamdulillah dengan izin Allah, majelis sidang DKPP RI menolak laporan pengadu, dan menyatakan bahwa teradu I atas nama Maryamah Kordiv Hukum dan Penindakan Pelanggara dan Teradu II Muhamad Zaini sebagai Ketua Bawaslu Kota Tanjungpinang secara sah dan meyakinkan tidak terbukti bersalah dan nama baik kami direhabilitasi,” kata Zaini.

Karena, kata dia, proses penanganan pelanggaran yang dilakukan oleh Bawaslu Kota Tanjungpinang bersama Sentra Gakkumdu telah sesuai dengn UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, Perbawaslu Nomot 7 tahun 2018 tentang temuan dan laporan penanganan pelanggaran, serta Perbawaslu Nomot 31 Tahun 2018 tentang Sentra Gakkumdu.

Hingga berita ini terbit, Maryamah belum memberikan keterangan kepada awak media yang sudah konfirmasi hingga meninggalkan pesan singkat melalui WhatsApp (WA) miliknya. (dri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here