Masih Banyak Warga Pelantar Buang Sampah ke Laut

0
465
Masyarakat Kampung Bugis gotong royong bersih sampah laut belum lama ini.F-SUHARDI/tanjungpinnag pos

TANJUNGPINANG – Hingga kemarin, masih banyak warga pelantar membuang sampah langsung ke laut. Alasannya, minimnya tong sampah yang disediakan oleh pemerintah daerah kawasan pelantar.

Untuk memberantas sampah di perairan perlu peran bersama untuk menciptakan laut bersih dari sampah.

Meski sering dilakukan pembersihan sampah dilaut namun masih saja ditemukan sampah-sampah yang mengapung.

Sampah yang banyak ditemukan di laut diantaranya botol plastik dan kantong plastik.

Erwin penambang bot menuturkan, sampah sampah yang berada di laut ini juga sangat menggangu pada saat menambang terutama sampah kantong plastik.

Baca Juga :  Sriwijaya Air Luncurkan Kartu Cerdas

”Pernah sampah kantong plastik menyangkut di baling-baling pompong sehingga menghambat pada saat menambang,” katanya.

Kata dia, meski sudah sering dilakukan gotong royong membersihkan sampah laut, namun masih saja sampah dijumpai sampah yang mengapung diperairan setiap hari.

Erwin menyebutkan, memang untuk memberantas sampah dilaut ini tidaklah muda. Perlu peran penting antara semua lapisan masyarakat untuk tidak membuang sampah dilaut.

”Daerah kita banyak tinggal di pesisir pantai masih ada yang membuang sampah kelaut,” sebutnya.

Menurtnya, tempat pembuangan sampah saat ini masih minim, sehingga dikhawatirkan masih ada yang membuang sampah ke laut. Tempat pembuangan sampah sekarang tersedia di Jalan Pos dan di dalam pasar saja.

Baca Juga :  Kembali Pawai Budaya & Mobil Hias Digelar Digelar

”Kita mengharapkan adanya penambahan tempat pembuangan sampah kawasan pelantar,” jelasnya.

Senada Aliong warga menuturkan, kesadaran dari masyarakat itu sangat penting untuk tidak membuang sampah kelaut lagi itu bisa saja merusak ekosistem.

”Kalau harapan kita sampah-sampah yang ada dipelantar diangkut dan adanya solusi untuk menambah tempat sampah,” ujarnya.(ray)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here