Maskapai Harus Benahi Pelayanan

0
640
Pesawat Susi Air jenis LET410 UVP saat berada di Bandara Letungf-DOKUMEN/TANJUNGPINANG POS

Kebutuhan akan moda transportasi udara bagi masyarakat di Kecamatan Jemaja dan Jemaja Timur terus meningkat, dan warga berharap pihak maskapai terus melakukan perbaikan.

ANAMBAS – Hal itu dinilai, saat adanya pembatalan keberangkatan oleh pihak maskapai perintis Susi Air yang menjadi andalan masyarakat disana. Maskapai yang mendapatkan subsidi dari Pemerintah Pusat, sangat diharapkan terus memaksimalkan pelayanan kepada seluruh calon penumpang.

Pada jadwal penerbangan hari Senin (5/3), dari Bandara Hang Nadim Kota Batam menuju Bandara Letung dikabarkan gagal mendarat atau tidak melayani pelayanan penerbangan saat itu. Kekecewaan penumpang ditanggapi beragam, dan itu menjadi pengalaman yang dinilai buruk dalam memberi pelayanan.

Baca Juga :  Pemkab Usul Bangun Pelabuhan Baru

Mestinya, pengelola maskapai harus memberitahukan satu hari sebelum dilakukan pembatalan. Artinya, para penumpang tidak merasa dirugikan karena sudah datang ke bandara dan mengeluarkan ongkos dan harus menginap.

”Bukan persoalan uangnya yang kami kritisi, tapi sistem pelayanan yang harus diperbaiki. Jika memang ada pembatalan keberangkatan dengan alasan tertentu, semestinya harus memberitahukan satu hari sebelum keberangkatan,” ungkap Anizar, warga Jemaja yang hendak kembali ke kampungnya menggunakan pesawat itu, kemarin.

Saat ditemui pada hari Kamis (8/3), ia mengatakan, jadwal penerbangan hari Rabu (7/3) ia kembali memesan tiket maskapai tersebut dengan tujuan yang sama. Akan tetapi penerbangan dari Bandara Raja Ali Haji kota Tanjungpinang juga gagal terbang, memang uang tiketnya langsung dikembalikan tanpa pemotongan.

Baca Juga :  Jalan Kampung Baru Tak Layak

Sedangkan, ia telah menitip atau mengirim barang belanjanya seperti tas menggunakan kapal feri transportasi laut dengan tujuan Pelabuhan Letung yang berangkat dari Pelabuhan Sribintan Pura dengan waktu yang sama.

Semua yang ia perkirakan, bahwa ia akan tiba terlebih dahulu dari barang yang dikirimnya ternyata tidak kesampaian. Sehingga, ia pun harus mengeluarkan uang lagi untuk menginap satu malam di kota Tanjungpinang menjelang kapal feri berangkat pada hari Jum’at (9/3) mendatang.

”Heran saya kenapa ini bisa terjadi lagi. Ke depannya saya tidak akan lagi memesan tiket maskapai itu. kalau tidak ada perbaikan pelayanan,” kesalnya.(INDRA GUNAWAN)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here