Massa Datangi Kantor BPN Protes Sertifikat

0
592
MASSA dari salah satu Ormas di Karimun mendatangi Kantor BPN Karimun dengan membawa beberapa spanduk yang bertuliskan tuntutan terkait prosedur sertifikat lahan.F-ISTIMEWA

KARIMUN – Ratusan massa dari salah satu organisasi kemasyarakatan (Ormas) di Karimun, Selasa (7/8) mendatangi kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Karimun.

Ratusan massa membawa spanduk berisi beberapa tuntutan yang dipimpin Azman Zainal. Aksi itu, massa menyampaikan 5 tuntutan untuk dipenuhi oleh pihak BPN.

Mereka mempertanyakan sertifikat tanah di Wonosari, Kelurahan Baran Barat atas nama Budiono karena terbit berdasarkan Surat Keterangan Tanah (SKT).

Kemudian, terkait hak pakai tanah di Parit Penut, Meral yang diklaim dimiliki Asui. Dimana berdasarkan surat dari Kakanwil BPN Provinsi Riau, yang menyatakan tanah tersebut sudah menjadi tanah negara.

Baca Juga :  2.500 Unit Alat Timbang Ditera Ulang

Mereka melihat ada beberapa ketimpangan, lahan milik masyarakat dapat terbit sertifikat. Sementara, rumah ibadah di Kuda Laut sampai hari ini tidak dapat diterbitkan sertifikat lahan tersebut.

Hal itu terkesan ada perlakuan istimewa, oleh pihak BPN Karimun kepada Rinto.

”Keluhan warga Sungai Lakam Barat, jika hendak mengurus sporadik atau sertifikat terlebih dahulu meminta pelepasan hak dari PT AKS. Sementara sampai hari ini, tidak diketahui legalitas perusahaan tersebut,” kata Azman Zainal dalam orasinya.

Kepala BPN Karimun Jemmy mengatakan, tuntutan massa akan dipelajarinya dengan mendalam sebelum menerbitkan sertifikat yang diprotes oleh warga.

Baca Juga :  Pedagang Ancam Kembali ke Puakang

Sehingga, persoalan di kemudian hari setelah sertifikat terbit tidak ada lagi persoalan yang datang. Tuntutan telah dicatat dan disampaikan pada pimpinan, untuk dibahas kembali oleh pihak BPN.

Selain itu, pihak BPN akan lebih teliti dalam memeriksa berkas untuk prosesdur penertiban lahan yang dinilai warga tak sesuai prosedur. (yon)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here