Massa Duo Edi Jadi Rebutan

0
383
Edi Susanto (kanan) B acalon Wawako dari jalur perseorangan saat memberikan keterangan pers, tentang dirinya batal mengunggat KPU Tanjungpinang ke PTUN Medan. F-Andri Dwi S/TANJUNGPINANG POS

Bacalon Independen Gagal Menggugat KPU ke PTUN Medan

Bakal calon Wali Kota Tanjungpinang Edi Safrani-Edi Susanto menyatakan berbesar hati gagal maju di Pemilihan Wali Kota (Pilwalko) Tanjungpinang 2018.

TANJUNGPINANG – Mereka juga sepakat untuk tidak melanjutkan gugatannya ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Medan. Ia juga sepakat hingga saat ini belum mengalihkan dukungan yang diperoleh kepada salah satu calon Pilwako. Baik ke calon Wali Kota Tanjungpinang nomor urut 1 H Syahrul-Rahma dan nomor calon Wako dan Wawako urut 2 H Lis Darmansyah-Syahrul.

”Banyak pertimbangan setelah melakukan konsultasi, membuat kita tidak jadi menggugat KPU Kota Tanjungpinang ke PTUN Medan,” kata Edi Susanto, kemarin..

Bacalon Wako-Wawako ini, rencana awalnya akan mengunggat keputusan KPU Tanjungpinang tanggal 12 Februari 2018 tentang bakal calon (balon) tidak memenuhi syarat dan tidak diloloskan sebagai calon Walikota dan Wakil Walikota Tanjungpinang.

Meski tidak masuk dalam bursa pencalonan Walikota dan Wakil Walikota Tanjungpinang, massa pendukungnya masih tetap setia kepadanya. Massanya ada sekitar 19.567 orang yang telah memberikan dukungan. Hingga saat ini massanya, masih menunggu arahan dari duo Edi.

Sambung dia, total dukungan tersebut terbagi dari, 15.467 jiwa yang pernah pihaknya menyerahkan ke KPU Kota Tanjungpinang, untuk menjadi salah satu syarat pencalonan. Kemudian, pihaknya memiliki dukungan dari kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) sekitar 1.300 jiwa.

”Dulu kita buang dari dukungan. Karena ASN. Katanya tidak boleh. Dan kita punya stok dukungan di posko ada sekitar 2.800 diluar ASN yang memberikan dukungan,” terang dia.

Sejauh ini, dia mengklaim dua paslon Walikota dan Wakil Walikota Tanjungpinang, baik nomor urut 1 dan 2 sudah merapat dengannya. Hanya saja, pihaknya belum memutuskan untuk memberikan dukungan diantara salah satu paslon tersebut.

Pasalnya, pihaknya sedang mencoba untuk membangun komitmen dengan dua paslon tersebut. Komitmen yang dibangun, adalah program kerja yang sudah disusun olehnya saat ingin maju di Pilwako Tanjungpinang tahun 2018. Seperti tentang pendidikan gratis 100 persen, DP rumah nol (0) persen, mengentaskan pengangguran sekitar 3.000 jiwa dan masih banyak lagi program kerja lainnya.

”Nah, ini kita tunggu komitmennya. Siapa yang mau komitmen dengan kita. Kalau sudah sepakat, baru kita akan lakukan deklarasi bersama dengan paslon tersebut. Tunggu saja lah satu minggu ini. Kalau ya, nanti kita kabarin,” sebutnya.(ANDRI – ABAS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here