Masyarakat Dapat Hiburan Gratis

0
327
f-martunas/tanjungpinang pos MANTAN Ketua DPR RI Akbar Tanjung foto-foto bersama di sela-sela kunjungan ke Pulau Dompak, baru-baru ini

Ketika Dompak Dirancang Destinasi wisata baru

New city atau kota baru. Inilah yang diharapkan ketika Pulau Dompak dirancang menjadi pusat pemerintahan Provinsi Kepri. Kembarannya adalah Senggarang yang juga dijadikan pusat pemerintah Kota Tanjungpinang.

DOMPAK – MESKI puluhan tahun untuk mewujudkannya, namun selalu dilakukan pembangunan setiap tahun. Kini, beragam rancangan telah dilakukan Pemprov Kepri untuk mempercepat Pulau Dompak jadi kawasan yang layak dikunjungi.

Dan mulai terlihat kalau kawasan itu makin diminati masyarakat. Desain yang bagus dan penempatan pembangunan infrastruktur yang saling mendukung menambah nilai view di pulau ini.

Sekarang, setiap hari Dompak itu ramai dikunjungi masyarakat. Terlebih hari libur atau akhir pekan, Dompak kian padat. Masyarakat ramai mengunjungi kawasan Masjid Raya.

Dari sana, pengunjung bisa menikmati keindahan Kota Tanjungpinang. Terbentang memanjang Jembatan 1 Dompak dari ujung ke ujung dan setiap saat selalu ada motor atau mobil yang melintas.

Para pedagang kecil pun makin ramai jualan di sana terlebih hari Minggu atau Sabtu hingga hari libur. Ramainya masyarakat yang berkunjung ke Dompak sejak Jembatan 1 rampung dan jalannya sudah diaspal.

Kemudian, pedestrian untuk pejalan kaki dan taman juga sudah dibenahi. Semua pemandangan ini menambah kenyamanan pengunjung.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Pemprov Kepri, Abu Bakar mengatakan, gubernur memiliki banyak ide untuk mengembangkan Pulau Dompak dan sudah dimulai sejak tahun 2017 lalu.

Tahun 2018 ini, puluhan miliar dialokasikan untuk melanjutkan pembenahan Dompak. Ide membuat wisata hutan bakau juga datangnya dari gubernur.

Pengunjung akan nyaman berjalan kaki di atas pelantar yang akan dibangun di tengah-tengah hutan bakau. Akan dibangun juga pondok atau tempat duduk bagi pengunjung jika ingin bersantai sejenak.

Gubernur berharap, ketika Pulau Dompak dijadikan kawasan wisata, maka masyarakat kecil bisa mendapatkan tempat bersantai dengan keluarga tanpa mengeluarkan modal.

Kemudian, ke depan Dompak ini akan menjadi salah satu tujuan wisata baik turis maupun wisatawan nusantara (wisnus). Harapan itu bisa terjadi beberapa tahun ke depan seiring dengan pengembangan Dompak dari tahun ke tahun.

Bahkan, direncanakan, akan dibuatkan SK penetapan Pulau Dompak menjadi salah satu lokasi tujuan wisata di Tanjungpinang.

Kini, pengunjung Pulau Dompak bukan lagi dari kalangan masyarakat Tanjungpinang. Namun, warga Batam yang datang ke Tanjungpinang pun sudah menjadikan Pulau Dompak salah satu yang harus dikunjungi.

Belum lama ini, Tanjungpinang Pos sempat berbincang dengan beberapa orang pengunjung dari Batam. Mereka sengaja menyeberang lewat Tanjunguban naik roro agar bisa keliling Tanjungpinang.

Salah satu tempat yang duluan mereka jalani adalah Pulau Dompak. Di sana, mereka ramai-ramai berfoto-foto. ”Kami lihat di internet bagus lokasinya. Makanya teman-teman sepakat jalan-jalan ke sini,” ujar wanita berambut pirang yang mengaku bernama Jeni itu.

Sebenarnya, kata dia, masih ada beberapa lokasi wisata yang akan mereka kunjungi di Tanjungpinang dan Bintan. Namun, karena belum pernah ke Dompak dan membuat penasaran, akhirnya mereka langsung singgah di sana.

Mantan Ketua DPR RI Akbar Tanjung saat berkunjung ke Dompak juga mengaku kagum. Dirinya bahkan meminta agar difoto dengan latar belakang masjid dan Jembatan 1 Dompak.

”Penempatannya bagus. Dari sini nampak semua ya. Kemegahan masjid langsung terasa dan jembatannya juga bagus. Kotanya terlihat indah,” ujarnya kala itu.

Tahun ini, pembenahan demi pembenahan akan terus dilakukan di Dompak. Semua bundaran ke depan akan dipermak agar lebih bagus lagi.

Selain memperbaiki infrastruktur yang ada, Gubernur Kepri H Nurdin Basirun sudah memerintahkan agar lampu-lampu jalan di Pulau Dompak menyala kembali.

Saat ini, banyak lampu jalan di Pulau Dompak sudah rusak. Sebagian lagi masih bagus, namun baterai lampu jalan ada yang hilang dan ada yang rusak.

Gubernur berharap, sebagai kawasan pemerintahan dan pengembangan lokasi wisata, penerangan harus dibenahi juga. Sehingga Dompak juga akan ramai di malam hari.

Tahun 2018 nanti puluhan miliar APBD dialokasikan untuk pembangunan di Pulau Dompak. Anggaran ini terbagi di tiga dinas yakni, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Pemuda dan Olahraga serta Dinas Pertambangan dan Energi Sumber Daya Mineral (Distamben).

Alokasi anggaran yang ada di Distamben sekitar Rp 3 miliar. Di Dinas Pemuda dan Olahraga sekitar Rp 20 miliar dan di Dinas Pekerjaan Umum sekitar Rp 14,2 miliar.

Anggaran di Distamben akan dialokasikan untuk penambahan tiang lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) dan sebagian lagi untuk memperbaiki lampu yang rusak.

Sedangkan anggaran di Dinas Pemuda dan Olahraga untuk membangun lapangan bola bertaraf internasional. Februari nanti, kemungkinan pembangunan lapangan sepakbola ini akan dimulai.

Adapun anggaran di Dinas Pekerjaan Umum yakni, sekitar Rp 4,8 miliar untuk menyelesaikan pekerjaan gapura Jembatan 1 Dompak, sekitar Rp 4,5 miliar untuk peningkatan atau mengaspal jalan, sekitar Rp 4,5 miliar untuk membenahi bundaran dan sekitar Rp 200 juta untuk memulai pembangunan kawasan wisata bakau alias mangrove.(MARTUNAS SITUMEANG)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here