Masyarakat Minta Legalkan Tambang Rakyat

0
694

LINGGA – AKTIVIS masyarakat Singkep Jhon Kosmos meminta Pemkab Lingga untuk mencari jalan untuk melegalkan fasilitas pertambangan timah rakyat di Pulau Singkep. Saat ini, ratusan kepala keluarga (KK) mengantungkan hidup dari hasil mencari timah kehilangan mata pencaharian. Pasalnya, akibat tidak adanya pembeli timah yang dijual oleh warga tersebut.

”Sekarang lapangan pekerjaan minim. Selain berprofesi sebagai nelayan, sebagian warga mengantungkan hidup dengan mencari nafkah dengan menambang timah,” sebut Jhon Kosmos, Senin (19/6).

Ia menjelaskan, masyarakat yang menambang timah sudah berlangsung sejak zaman Kesultanan Riau Lingga. Menurutnya, potensi “berlian hitam” yang menjadi andalan untuk sektor pertambangan seakan menjadi malapetaka bagi masyarakat Singkep. Bagaimana tidak, status tidak legal menyebabkan para pencari timah harus kucing-kucingan dengan pihak penegak hukum.

Baca Juga :  Disnaker Akan Gelar Rapat UMK

”Belum lagi resiko kerja yang tinggi. Namun, bagi masyarakat yang hanya memenuhi kebutuhan hidup dengan mencari timah ini. Ia berharap pemerintah mau memfasilitas tambang rakyat,” terangnya. Ia menyebutkan, hal itu demi untuk masyarakat yang ekonominya hanya bergantung dengan menambang timah.

”Kami pernah melakukan pendataan jumlah masyarakat Singkep yang hidup dari hasil timah. Hasil pendataan yang dilakukan, sedikitnya 370 kepala keluarga di Singkep mengandalkan timah sebagai sumber mata pencaharian,” jelasnya. Untuk itu, kami berharap Pemkab Lingga harus menemukan solusi agar para pencari timah nyaman melajukan aktivitas.(TENGKU IRWANSYAH)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here