Masyarakat Minta Pemerintah Atasi Banjir

0
527
Banjir: Kawasan Batu 9, Tanjungpinang saat dilanda banjir. F-dokumen/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – Hitungan beberapa menit saja hujan, Jalan DI Panjaitan Km IX Tanjungpinang langsung tergenang air. Ini disebabkan drainase yang sumbat serta dangkal. Sehingga curahan air hujan tidak bisa mengalir dengan cepat.

Dengan seringnya banjir, Muhammad Arifin, salah satu warga Batu 9 Tanjungpinang, berharap kepada pemerintah untuk menggali atau mengambil tanah yang berada di dalam drainase tersebut. Supaya air bisa mengalir dengan cepat dan lancar.

Ini merupakan penanganan sederhana, selain itu, penyelesaikannya, seperti yang dituturkan anggota Komisi III DPRD Tanjungpinang, Ismiyati belum lama ini, membuat drainase terpadu.

Hanya saja hingga kini realisasinya belum dilaksanakan. Bahkan ia menilai, drainase yang ada di kawasan tersebut fungsinya sudah tak maksimal. Sebab banyak ditumpuki tanah atau lumpur serta sampah-sampah.

Ini yang membuat air hujan langsung menguap di jalan raya seperti ini. Kalau sudah banjir, terangnya, air bisa tinggi dan sampai memasuki ruko tempat jualannya.

”Sampai sebetis orang dewasa. Ini sangat merugikan. Kita berharap pemerintah gali tanahnya, biar air bisa mengalir dengan lancar,” harap dia.

Sebelumnya, anggota DPRD Tanjungpinang, Reni menuturkan, persoalan banjir di kawasan Batu 9, perlu penanganan khusus. Bukan hanya normalisasi, namun juga pembangunan secara teknis.

”Saya tidak bisa bicara teknis tapi hasil komunikasi dengan rekan di Komisi III membidangi pembangunan perlu pelebaran drainase dan membuat terpadu,” tutur anggota Komisi II DPRD Tanjungpinang tersebut.

Bila mengharapkan anggran dari APBD Pemko agak sulit, untuk itu, ia menyarankan Pemko melakukan koordinasi dengan Pemprov. Sebagai ibukota Provinsi Kepri, wajar jika Tanjungpinang mendapat perhatian dari pemprov.

Tahun ini, penanganan banji di Tanjungpinang hanya dapat bantuan dari BWS Kepri di beberapa titik. ”OPD terkait bisa melakukan koordinasi dengan Dinas PU Kepri,” tuturnya.

Tanjungpinang harusnya bisa terbebas dari banjir. Bila tidak, maka membuat masyarakat serta pengunjung nantinya tak nyaman. (dri/dlp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here