Masyarakat Wajib Lindungi Anak

0
653
SENAM SEHAT: Anggota DPRD Kepri Dapil Bintan Hj Dewi Kumalasari dan Misni melaksanakan senam sehat bersama warga Bintan. F-ISTIMEWA

BINTAN – Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) Kabupaten Bintan bersama masyarakat mendeklarasikan kampanye perlindungan anak dan perempuan, di gedung serbaguna Kawal, Gunung Kijang, Bintan, Minggu (1/10) kemarin. Kegiatan bertajuk Bersama Lindungi Anak (Berlian) ini melibatkan seluruh kader PATBM desa/kelurahan se-Bintan dan P3AP2KB Provinsi Kepri.

Kepala Dinas P3AP2KB Provinsi Kepri Misni menyampaikan, tujuan kegiatan ini untuk menyosialisasikan bagaimana perlindungan anak yang berbasis masyarakat. Sehingga, masyarakat memahami bagaimana melindungi anak, memenuhi hak-hak anak dan memberikan penyuluhan tentang pentingnya pendidikan terhadap anak.

Baca Juga :  Sah, UMK 2018 Bintan Rp 3,112 Juta

”Seluruh masyarakat wajib melindungi anak dan perempuan. Program PATBM ini, strategi yang tepat dalam mencegah kekerasan pada anak. Seluruh lapisan masyarakat ikut terlibat langsung,” ujarnya.

Misni menambahkan, saat ini pemerintah telah membuat layanan Telepon Sahabat Anak (Tesa), sebagai akses informasi guna memberikan perlindungan dan membantu anak yang mengalami masalah. Sekaligus untuk mendapatkan layanan telekonseling. Apabila terdapat permasalahan kekerasan pada perempuan dan anak, masyarakat sudah bisa mengakses layanan TeSA 129, melalui telepon bebas pulsa lokal.

Layanan ini sebagai media telekonseling yang dapat diakses pada Senin-Jumat. Atau layanan 24 jam melalui telepon, SMS, WA, line ke 081991577727. Sekarang, sudah semakin mudah untuk memperoleh informasi.

Baca Juga :  Polres Musnahkan Mikol dan Ganja Jelang Puasa

Tokoh perempuan dan perlindungan anak Provinsi Kepri Hj Dewi Kumalasari menyampaikan, upaya memberdayakan perempuan dan perlindungan anak tidak hanya bertumpu pada kader PATBM. Tapi harus melibatkan seluruh elemen, sehingga terbentuk sinergitas bersama masyarakat, pemerintah daerah dan para aktivis pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

”Jika, kita harus memberikan perlindungan dan hak-hak dasar anak. Dengan harapan, Kabupaten Bintan sebagai kota ramah anak dapat terwujud,” ujar Dewi di sela-sela kegiatan.

Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kepri asal Dapil Bintan-Lingga ini menyatakan, terus berkomitmen memperjuangkan hak-hak perempuan dan anak, dalam upaya mendorong pemerintah daerah untuk menyukseskan program pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, di Indonesia.

Baca Juga :  Abaikan Arsip, Pemicu Masalah di Pemerintahan

”Justru itu, saya mengajak seluruhnya menyosialisasikan sekaligus menyukseskan program perlindungan anak berbasis masyarakat ini,” tambah Hj Dewi Kumalasari. (cr37)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here