Matikan Lampu dan Berusaha Kabur

0
465
EKSPOS penangkapan KIA di Batam, Selasa (19/2).f-martua/tanjungpinang pos

Petugas KRI Bung Tomo-357 Kejar Pencuri Ikan di Perairan Natuna

Penindakan keras terhadap kapal-kapal nelayan asing di perairan Kepri sepertinya tidak membuat pelaku pencurian ikan lainnya, jera. Buktinya, masih ada Kapal Ikan Asing (KIA) berbendera Vietnam yang diamankan KRI Bung Tomo-357 di perairan Kepri.

BATAM – Kapal tersebut diamankan, Minggu (17/2) pukul 05.00 WIB, pada posisi 05º 51,70’ U / 105º 49,90’ T. KRI Bung Tomo-357 menghentikan kapal nelayan dan memeriksa kapal ikan Vietnam dengan muatan solar, sekitar 50.000 KL dan jumlah ABK empat orang warga Vietnam, tanda selar BT 99506 TS, ukuran kapal, panjang 45 meter, lebar 5 meter.

Baca Juga :  Mendagri Upayakan Kelurahan juga Dapat Anggaran seperti ADD

Komandan Guspurla Koarmada I Laksamana Pertama TNI Irvansyah mengatakan, sekitar pukul 04.15 WIB, KRI Bung Tomo-357 di bawah kendali Operasi Guspurla, Koarmada I sedang melaksanakan patroli di perairan Laut Natuna Utara. Terdapat kontak radar pada baringan 005 jarak 2 NM. Dengan menggunakan teropong, pengawas mengetahui ada KIA.

Setelah diplot, kontak KIA tersebut berada pada posisi 05º 58,66’ U / 105º 50,58’ T. Dimana telah berada di dalam wilayah perairan Indonesia sejauh 14 NM dari perbatasan Indonesia-Vietnam.

Pukul 04.18 WIB, KRI Bung Tomo-357 melaksanakan peran pemeriksaan dan penggeledahan terhadap kontak KIA tersebut.

Tim pemeriksa turun menggunakan RHIB untuk mendekati sasaran. Pukul 04.23 WIB, kontak KIA tersebut mematikan seluruh lampunya dan melaksanakan manuver penghindaran terhadap KRI dan RHIB Tim Pemeriksa.

Baca Juga :  Penangkapan Sabu, Kapolres Masih Pengembangan Sampai ke Bandar

Selanjutnya, pukul 04.37 WIB, Komandan KRI Bung Tomo-357, Kol Laut (P) Amrin Rosihan Hendrotomo, memerintahkan pemeriksaan, untuk melaksanakan tembakan peringatan ke udara.

Selanjutnya, pukul 04.40 WIB, kontak KIA tersebut berhenti dan menyalakan seluruh lampunya. Selanjutnya tim pemeriksa onboard untuk melaksanakan pemeriksaan tepatnya pada posisi 05º 51,70’ U / 105º 49,90’ T.

Diketahui kontak tersebut adalah KIA jenis supplier bahan bakar berbendera Vietnam dengan nama BT 99506 TS jumlah ABK 4 (empat) personel.

Kemudian, pukul 05.00 WIB, dari hasil pemeriksaan tersebut, sesuai rahan Irvansyah, di KRI Bung Tomo-357 (onboard). Irvansyah memerintahkan mengawal KIA BT 99506 TS menuju ke Lanal Batam.

Baca Juga :  Jumaga Diminta Konsultasi ke Mendagri

”Dugaan pelanggaran, mengoperasikan kapal penangkap ikan berbendera asing di ZEE Indonesia tanpa dilengkapi dengan dokumen,” kata Irvansyah.

Saat ini, berkas perkara diserahkan kepada Danlanal Batam guna penyelesaian lebih lanjut. Kapten dan ABK, diancam pasal 93 ayat (2) Jo Pasal 27 (2) Undang-Undang nomor 45 tahun 2009 tentang Perikanan, ancaman pidana penjara paling lama 6 tahun dan denda paling banyak Rp20 miliar.(MARTUA)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here