Mau Baca Buku, Disediakan Bus Gratis

0
572
PENYERAHAN: Wali Kota Tanjungpinang H Lis Darmansyah menyerahkan kunci bus perpustakaan keliling secara simbolis kepada Kaban Perpustakaan dan Arsip Pemko Tanjungpinang, Wan Samsi. Bus ini merupakan bantuan dari Angkasa Pura II Tanjungpinang. f-ISTIMEWA

Kantor Perpustakaan Tanjungpinang Gugah Minat Masyarakat

TANJUNGPINANG – Untuk memudahkan pelajar datang ke Perpustakaan dan Arsip Daerah Tanjungpinang, pengelola menyediakan bus antarjemput khusus pelajar. Harapannya, dengan adanya bus ini, makin banyak siswa yang datang membaca buku ke sana.

Kepala Perpustakaan dan Arsip Pemko Tanjungpinang, Wan Samsi menuturkan, ada dua bus mini yang tersedia. Bus ini dengan kapasitas 15 penumpang orang dewasa, dan 30 untuk anak-anak.

Setiap hari, hampir ada siswa yang dijemput dan diantar menggunakan bus mini tersebut. Semua tergantung dari permintaan sekolah, dan pihaknya siap memberikan pelayanan. Agar pihak sekolah dapat menikmati bus antarjemput sangat mudah. Diantaranya hanya mengirimkan surat secara resmi terkait keinginan kunjungan. Di dalam surat juga harus sudah tertera tanggal, waktu dan jumlah siswa yang akan dibawa.

Baca Juga :  Biaya Terobosan Mesti Dianggarkan di APBD

Setelah itu, bagian pelayanan akan membalas surat tersebut. Dalam balasan uitu sudah tertera kesiapan dan waktu penjemputan siswa. Sehingga siswa tinggal menunggu di sekolah sesuai waktu yang di sepakati.

Ia menuturkan jam pelayanan ada dua kategori. Untuk TK dan SD mulai dari Senin dan Jumat mulai pukul 08.00 sampai pukul 16.00. Sama dengan jam kerja. Sedangkan untuk siswa SMP, SMA, kuliah dan umum mulai dari Senin sampai Sabtu. Bukanya sama pukul 08.00 pagi sampai pukul 17.00 WIB. Untuk hari minggu, libur.

Baca Juga :  Pelajar Singapura Peduli dengan SDN002 Bintim

Setiap sekolah wajib dengan guru pendamping,. Ini akan memudahkan koordinasi dan pemgawasan siswa. Sampai dengan sekarang sudah banyak siswa yang berkunjung, apakah itu secara kelompok dari skeolah atau individu. Pihaknya juga terus melakukan renovasi terhadap ruangan, guna memberikan pelayanan terbaik.

Sebelumnya ruang membaca anak-anak ditelah direnovasi. ”Ini bukan rehab yah, cuman penataan atau penyusunan tempat. Jadi tidak perlu anggaran,” ungapnya meyakinkan. Terkait peminjaman buku juga bisa, asalkan sudah memiliki kartu keanggotaan.

Ini merupakan syarat mutlak, tujuannya agar petugas perpustakaan mengetahui identitas peminjam. Minimal alamat rumah serta data pribadi lainnya. Agar lebih mudah berkomunikasi. ”Kalau buku tidak dikembalikan, minimal kita bisa tahu dimana alamat peminjam. Jadi bisa dijemput,” ungkapnya singkat. (dlp)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here