Mau Baca Buku, Disediakan Bus Gratis

0
581
MEMILIH BUKU: Salah satu siswa SDN 10 Tanjungpinang Timur saat memilih buku di Perpustakaan dan Arsip Pemko Tanjungpinang. f-desi liza/tanjungpinang pos

Kantor Perpustakaan Tanjungpinang Gugah Minat Masyarakat

Tanjungpinang – Untuk memudahkan pelajar datang ke Perpustakaan dan Arsip Daerah Tanjungpinang, pengelola menyediakan bus antarjemput khusus pelajar. Harapannya, dengan adanya bus ini, makin banyak siswa yang datang membaca buku ke sana.

Kepala Seksi (Kasi) Non Naska Bidang Pelayanan, Muhamad Rusli menuturkan, ada dua bus mini yang tersedia. Bus ini dengan kapasitas 15 penumpang orang dewasa, dan 30 untuk anak-anak.

Setiap hari, hampir ada siswa yang dijemput dan diantar kembali menggunakan bus mini ini. Semua tergantung dari permintaan sekolah, dan pihaknya siap memberikan pelayanan.

Agar pihak sekolah dapat menikmati layanan bus antarjemput gratis ini, sangat mudah. Hanya dengan mengirimkan surat secara resmi terkait keinginan kunjungan. Di dalam surat juga harus sudah tertera tanggal, waktu dan jumlah siswa yang akan dibawa.

Setelah itu, bagian pelayanan akan membalas surat tersebut. Dalam balasan itu sudah tertera kesiapan dan waktu penjemputan siswa. Sehingga siswa tinggal menunggu di sekolah sesuai waktu yang disepakati.

Sesuai pantauan Tanjungpinang Pos, Jumat (17/2) ada tiga kelompok siswa yang berkunjung ke Perpustakaan. Pertama dari TK Bhayangkara, SD MIN dan SDN 10 Tanjungpinang Timur. Dijadwalkan, sekitar pukul 13.00 juga ada kunjungan siswa dari SDN 002 Tanjungpinang Barat.

”Kami sudah ada jadwal siswa yang berkunjung sesuai surat yang masuk dan kami balas. Jadi administrasi lengkap dan semua dapat terlayani,” ungkapnya.

Ia juga menuturkan, untuk sementara ruang membaca siswa SD dan TK berada di ruang VIP, sambil menunggu pembenahan ruang atas. Maka buku-buku yang tersedia di ruangan itu masih sedikit sesuai dengan kapasitas ruangan.

Ruang membaca siswa SD dan TK, sedang tahap penataan untuk dijadikan penyimpanan arsip setiap Organisasi Perangkat Daearah (OPD) di lingkungan Pemko Tanjungpinang.

”Buku bacaan siswa SD dan TK sebanarnya banyak, tapi karena ruangan ini kecil maka segini dulu yang tersedia. Kalau ruangan di atas sudah selesai ditata maka semua buku akan disusun di rak,” paparnya.

Setelah membaca, bagi sekolah yang memiliki waktu kunjungan lebih lama, dapat diputarkan audio. Ada beberapa film di sediakan mulai dari terkait pendidikan, sejarah dan isi dari museum Tanjungpinang.

Ia menuturkan jam pelayanan ada dua kategori. Untuk TK dan SD mulai dari Senin dan Jumat mulai pukul 08.00 sampai pukul 16.00. Sama dengan jam kerja.

Sedangkan untuk siswa SMP, SMA, kuliah dan umum mulai dari Senin sampai Sabtu. Bukanya sama mulai pukul 08.00 pagi sampai pukul 17.00 WIB. Untuk hari minggu, libur.

Guru pendamping dari SDN 10 Tanjungpinang Timur, menuturkan, ada sekitar 30 siswa kelas V yang ikut dalam rombongan ini. Dalam surat permintaan sebenarnya lebih dari jumlah tersebut. Hanya saja, karena keterbatasan bus, maka kami memilih 30 siswa dulu yang ikut rombongan ini.

Meski demikian, pihaknya merasa senang. Ini merupakan kunjungan kali kedua siswa SDN 10 Tanjungpinang, setelah sebelumnya siswa kelas VI sudah lebih dulu berkunjung. Setelah itu, secara bertahap siswa lain akan berkunjung sesuai waktu yang ditetapkan.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Pemko Tanjungpinang, Wan Samsi menuturkan, perubahan yang dilakukan bukan perombakan besar. Hanya sekedar penataan ruangan agar lebih rapi.

”Ini bukan rehab, ya. Hanya penataan atau penyusunan tempat saja. Jadi, tidak perlu ada anggaran dari APBD kota Tanjungpinang,” ungkapnya meyakinkan.

Pihaknya sedang menyediakan satu ruangan khusus untuk penyimpanan arsip dari setiap OPD. Tujuannya agar berkas bisa terkumpul menjadi satu di gedung arsip ini.(DESI LIZA PURBA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here