Mau Nyabu, Diborgol di Tempat Kos

0
564
EKSPOS: Kapolres Tanjungpinang saat ekspos penangkapan pemilik ganja 2,8 Kg, Kamis (20/7). f-raymon/tanjungpinang pos

Polisi Amankan Ganja dari Dalam Kaleng

Seakan aksi mereka tidak akan diketahui polisi, empat pemilik dan pemakai narkoba diamankan Sat Narkoba Polres Tanjungpinang di tempat kosnya di daerah Kijang Lama, Rabu (12/7) lalu.

TANJUNGPINANG – SAAT itu, mereka sudah siap-siap hendak menyabu. Rupanya, tiba-tiba polisi menyergap para pelaku dan menemukan banyak barang bukti. Dari rumah itu, polisi mengamankan MY, JW dan R. Sedangkan HS ditangkap di tempat berbeda di Sungai Jang. Akhirnya, para pelaku diborgol polisi dan dibawa ke kantor polisi untuk pemeriksaan lebih lanjut. Daerah itu, sudah masuk target operasi polisi. Apalagi selama ini, banyak keluhan dari masyarakat.

Ketika polisi mendapatkan informasi dari masyarakat, polisi langsung bergerak ke rumah itu dan langsung menangkap para pelaku yang selama ini memang sudah dicurigai. Kapolres Tanjungpinang AKBP Ardiyanto Tedjo Baskoro mengatakan, setelah berhasil mengamankan para tersangka, polisi melakukan penggeledahan rumah kos dengan disaksikan ketua RT setempat. Saat pemeriksaan itu, polisi menemukan satu paket sabu yang dibungkus dalam plastik bening di ruang tamu dan tiga paket sabu ditemukan di rak dapur serta dua paket narkotika berjenis ganja.

Selain narkoba polisi juga mengamankan satu alat hisap sabu, satu alat hisap ganja, mancis gas yang sudah dimodifikasi, satu bundel plastik bening. Dari hasil penangkapan itu, polisi lalu mengembangkannya. Dari informasi yang diperoleh polisi dari para pelaku, diketahui kalau HS adalah bandar ganja dari Batam. Polisi pun mengejar HS malamnya. Untuk menangkap HS, polisi menyamar menjadi pembeli dan berjanji untuk transaksi malam itu. Sekitar pukul 00.30, HS datang ke daerah Sungai Jang dan langsung ditangkap setelah menunjukkan barang bukti.

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan tiga paket ganja. Setelah diinterogasi, HS mengaku kalau sisa ganja lainnya disimpan di dalam kamar rumahnya.
Polisi lalu menggeledah kamar itu. Di sana, polisi mengamankan timbangan di atas meja dan di dalam laci meja, ada paket ganja termasuk ganja yang disimpan di dalam kaleng juga ditemukan di rumah itu. Setelah ditotal, ada 12 paket ganja yang sengaja disimpan terpisah oleh pelaku. Setelah ditimbang, berat keseluruhan ganja yang 12 paket itu sekitar 2,8 Kg.

Penangkapan para tersangka berawal dari informasi masyarakat tentang seseorang laki-laki lengkap dengan ciri-ciri para tersangka. ”Dari ketiga tesangka barangbukti yang diamankan empat paket sabu 0,78 gram dan dua paket ganja 67,25 gram. Sedangkan dari pelaku lainnya, kita juga amankan beberapa paket ganja. Setelah kita timbang semua, totalnya 2,8 Kg ganja,” ujar Kapolres saat jumpa pers, Kamis (20/7) di Mapolres Tanjungpinang.

Kepada polisi, HS mengaku membawa barang haram itu dari Batam. Bahkan ia sudah tiga kali membawa ganja ke Tanjungpinang. Peredaran narkoba semakin marak di Tanjungpinang. Para pengedar dan pemakai semakin banyak yang diamankan Satres Narkoba Polres Tanjungpinang. Ketiga tersangka, MY, JW dan R dijerat dengan pasal 114 ayat 1 jo pasal 112 ayat 1 junto pasal 132 ayat 1 junto pasal 111 ayat 1 Undang-undang Republik Indonesia No.35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman kurung penjara minimal empat tahun dan maksimal 12 tahun.

”Tersangka HS dijerat dengan pasal 114 ayat 1 jo pasal 112 ayat 1 junto pasal 132 ayat 1 junto pasal 111 ayat 1 Undang-undang Republik Indonesia No.35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman kurung penjara minimal lima tahun dan maksimal 20 tahun,” ujarnya.(RAYMON)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here