Maulud: Jadikan Pak Wako Ketua PSTS

0
787
BERSIHKAN LAPANGAN: Yoserizal mantan pemain PSTS dan insan sepak bola lainnya membersihkan lapangan stadion Sulaiman Abdullah, sebagai markas PSTS di masa lampau. F-Yendi/tanjungpinang pos

Tanjungpinang – MANTAN pemain Persatuan Sepakbola Tanjungpinang dan Sekitarnya (PSTS) era tahun 1960-an Maulud Anip semakin prihatin, ketika Jamhur Ismail tidak jadi memimpin PSTS.

Maulud Anip justru mengusulkan agar Wali Kota Tanjungpinang yang langsung memimpin PSTS Tanjungpinang.

”Saya bangga, semangat sepak bola di Tanjungpinang mulai bangkit. Tapi sayang, kok belum ada yang mau mengurus PSTS,” ujar Maulud Anip saat berbincang melalui teleponnya, Selasa (7/2) kemarin.

Maulud Anip awalnya mendapat harapan baru agar PSTS Tanjungpinang bangkit kembali, ketika pecinta sepak bola dan beberapa figur tertarik untuk mengadakan musyawarah PSTS.

Bahkan, PSTS mendapat harapan segar untuk menyalurkan pemain berbakat ke klub profesional. Upaya itu sejalan dengan hadirnya klub yang dibeli Gubernur Kepri, yang bermain di divisi utama Indonesia (liga 2).

Tapi, kembali lagi pada persoalan awal, PSTS terbentur dengan figur yang ingin membangkitnya. Justru itu, sejarah PSTS sebagai tim kebanggaan Kepri, akan tenggelam selamanya. Justru itu, Maulud Anip memberikan solusi, agar PSTS bangkit kembali.

”Perkembangan sepak bola itu, saya cuma tahu dari surat kabar. Kalau tak ada yang berani pegang PSTS, jadikan Pak Lis Darmansyah Wako Tanjungpinang sebagai Ketua PSTS. Saya setuju saja, asalkan PSTS bisa bangkit,” harap Maulud Anip.

Usulan Maulud Anip ini memiliki alasan. Saat ini Gubernur Kepri memiliki klub 757 Kepri Jaya FC. Sedangkan PS Kota Tanjungpinang dipegang oleh Ketua DPRD Tanjungpinang.

”Kenapa tidak PSTS Tanjungpinang dipegang Pak Wako. Biar sepak bola di Kepri ini makin hidup,” demikan impian Maulud Anip.

Way (42) pengurus klub PSTK Tanjungpinang juga berpendapat sama. Menurut Way, sangat disayangkan sekali jika PSTS dilupakan begitu saja. Tapi, jika pengurus PSTS dibentuk, tanpa didukung pemerintah, juga tidak akan jalan maksimal.

”Saya berharap ada perhatian pemerintah untuk membangkitkan PSTS Tanjungpinang ini. Kasihan anak-anak Pinang yang sudah latihan, tapi tak tersalurkan prestasinya,” keluh Way.(yusfreyendi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here