Mei, Formasi CPNS Diumumkan

0
1799
Asman Abnur

Tak Bisa Terima Jurusan Administratif

Menteri Pemberdayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Asman Abnur mengungkapkan, pengumuman formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dilakukan Mei 2018.

BATAM – Namun Asman mengingatkan pemerintah daerah, dalam hal ini Pemko Batam, Pemprov Kepri dan pemerintah kabupaten/kota lainnya tidak bisa mengajukan formasi CPNS yang tugasnya administratif.

Penegasan itu disampaikan Asman Abnur, Rabu (11/4) di Batam. ”Jadi Mei kita putuskan formasi CPNS, semua daerah. Kita minta semua mengajukan formasi. Nanti kita lihat kontennya apa,” ungkap Asman.

Ditegaskannya, formasi CPNS yang diajukan harus sesuai dengan potensi daerah. Jika potensi daerah di bidang industri atau pertambangan, maka formasi yang diajukan, harus sesuai dengan kebutuhan untuk itu. Pemda diingatkan tidak mengajukan CPNS yang sifatnya administratif.”Sesuai potensi daerah. Kalau daerahnya potensi industri, pertambangan, maka kita akan lihat kebutuhannya apa. Jadi tidak boleh lagi mengajukan administratif,” tegasnya.

Selain itu, jumlah formasi yang akan disetujui juga sesuai dengan beban kerja yang dibutuhkan. Kemenpan diakui memiliki tolak ukur. Kemenpan memiliki rumusan untuk menentukan persetujuan jumlah CPNS untuk daerah.

”Sesuai kompetensi dan sesuai beban kerja. Kita ukur. Kalau beban kerja berapa, butuh pegawai berapa? Tidak boleh lagi menerima pegawai secara gelondongan. Termasuk tesnya tidak bisa main-main lagi,” cetusnya.

Baca Juga :  Atlet Gulat Kepri Tumpang di Perempat Final

Sebelumnya, Kepala BKD Batam, Sahrir mengatakan, Pemko Batam sudah mengajukan kebutuhan PNS Kementerian PAN RB. Kebutuhan yang diajukan, tenaga guru SMP sebanyak 481 orang, tenaga guru SD 551 orang, tenaga kesehatan untuk RSUD 263 orang, tenaga kesehatan Dinas Kesehatan Kota Batam 140 orang, dan 723 tenaga fungsional yang dihimpun dari seluruh OPD yang ada saat ini. Totalnya, mencapai 2.158 PNS. ”Jumlah ini berdasarkan kebutuhan dan seiring bertambahnya fasilitas seperti sekolah dan puskesmas,” kata dia.

Jika pengumuman formasi CPNS dilakukan Mei nanti, namun tes penerimaan akan digelar seusai Pilkada. Menurut perhitungan Badan Kepegawaian Negara, tes akan dilangsungkan 10 hari hingga 20 hari atau seminggu lebih hingga tiga minggu setelah hari pencoblosan yang jatuh pada 27 Juni 2018. Sehingga tes CPNS kemungkinan digelar antara tanggal 7 Juli 2018 hingga 17 Juli 2018.

Kementerian PAN-RB pun menargetkan jumlah pendaftar yang diterima 60-70 persen dari total 220 ribu orang pegawai yang akan pensiun tahun ini. Hal ini sesuai dengan sistem minus growth yang diterapkan pemerintah. Jumlah CPNS yang diterima pun tak akan melebihi jumlah pensiunan.

Baca Juga :  Selandia Baru Juara Ironman 70.3 Bintan 2017

Asman mengatakan, 2018 merupakan tahun reformasi birokrasi karena sistem rekrutmen akan menjadi salah satu aspek yang akan dibenahi. Menurut Asman, penerimaan CPNS harus melalui satu pintu, yaitu tes penerimaan, tidak boleh ada lagi penerimaan PNS tanpa tes.

Pembenahan proses rekrutmen CPNS sudah dimulai sejak 2017, ketika pemerintah membuka formasi 37 ribu posisi CPNS untuk 60 kementerian dan lembaga. Dari alokasi itu, 10 persen di antaranya disyaratkan lulus dengan predikat cum laude.

Kementerian PAN-RB kini tengah menyusun formasi yang tepat untuk CPNS 2018. Seperti halnya terkait kompetensi yang harus dicocokkan dengan tugas yang ditawarkan. Termasuk, menentukan unit-unit kerja yang dibutuhkan.

Tim KemenpanRB saat ini tidak mau lagi menerima sarjana teknik dengan asal-asalan. Harus jelas teknik apa saja yang dibutuhkan untuk ditempatkan di unit kerja yang tepat.

Dengan demikian, sebelum pemerintah memutuskan pembukaan CPNS, pihaknya sudah mengetahui seseorang itu ditempatkan di mana saja dan di unit kerja mana. Sehingga, tidak ada alasan lagi untuk minta pindah.(MARTUA)

Baca Juga :  Jemput Bola, Orang Tak Waras Mesti Punya KTP-el

Usulan CPNS Pemko Batam 2018 :
Formasi                                           Jumlah
– Guru SMP                                        481 orang
– Guru SD                                            551 orang
– Tenaga kesehatan RSUD               263 orang
– Tenaga Kesehatan Dinkes             140 orang
– Tenaga Fungsional                         723 orang
                                           Total 2.158 orang

 

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here