Mei, SWRO Mulai Beroperasi

0
824
TINJAU SWRO: Ade Angga bersama anggota DPRD Tanjungpinang lainnya saat meninjau SWRO Batu Hitam, belum lama ini. f-suhardi/tanjungpinang pos

Pemko Bentuk Unit Pelaksana Teknis Daerah

TANJUNGPINANG – Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) Batu Hitam Tanjungpinang direncanakan mulai dioperasikan Mei mendatang.

SWRO ini akan dioperasikan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) SWRO Pemko Tanjungpinang.

Sekdako Tanjungpinang Riono mengatakan, saat ini sedang disusun Draft Perwako UPTD SWRO tersebut.

”Tak lama lagi itu. Tinggal diteken pak wali, kita sudah bisa bekerja,” ujar Riono, kemarin.

Perwako, kata Riono, merupakan dasar hukum untuk membentuk UPTD SWRO. Kepala UPTD SWRO adalah Eselon IV. Kepala UPTD SWRO ini akan dilantik seperti pejabat lainnya.

Kemudian, Pemko akan menunjuk pegawai yang memiliki kemampuan di bidang itu sebagai staf Kepala UPTD SWRO tersebut.

Ketika UPTD sudah selesai dibentuk dan kepala UPTD sudah dilantik, maka mereka akan bekerja melakukan kajian tentang tarif air SWRO.

Tarif yang sudah disusun UPTD ini akan dibuat SK-nya. Inilah tarif yang dijalankan nanti. Riono berharap, makin banyak pelanggan SWRO. Karena makin banyak pelanggan SWRO, maka harganya makin murah.

Ia mengatakan, setelah UPTD terbentuk, maka diminta segera bekerja. Sehingga pengoperasian SWRO makin cepat. Dia memperkirakan, SWRO diperkirakan Mei.

Dijelaskannya, awalnya pengelolaan SWRO ini di tangan Pemprov Kepri. Namun karena pemprov tidak mau, akhirnya diserahkan ke Pemko Tanjungpinang. Riono sendiri sudah menemui Direktur Pengelolaan Air Kementerian PU.

Dari hasil pembicaraan mereka, pihak kementerian akan menurunkan tenaga ahli untuk membantu Pemko mengoperasikan SWRO.

Kementerian juga akan membantu melatih tenaga UPTD agar ke depan sudah punya keahlian mengelola SWRO.

”Kita akan didampingi selama enam bulan mengelolanya,” tambahnya.

UPTD akan dibantu baik dari pendampingan manajemen termasuk pengelolaan. Makin cepat makin bagus. Itulah harapan Riono mengingat saat ini air bersih makin krisis di Tanjungpinang.

Wakil Ketua DPRD Kota Tanjungpinang, Ade Angga mengharapkan, agar pemerintah segera menfungsikan SWRO untuk mengatasi krisis air di Ibu Kota Tanjungpinang.

”Kendala kita memang sumber air bersih tak ada. Sungai Pulai yang satu-satunya sumber air bersih, setelah Dam Sungai Gesek, tak maksimal,” tegasnya.

Kata dia, Pemprov Kepri sudah menyerahkan aset SWRO Batu Hitam ke Pemko Tanjungpinang.

”Ya kita dukung Pemko untuk mengelolanya. Dan, kita harapkan SWRO nanti bisa mengatasi krisis air bersih ditengah masyarakat,” harapnya.(MARTUNAS-ABAS)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here