Melalui DKTM, Masyarakat Inginkan Tambak Udang

0
535

LINGGA – MASYARAKAT Desa Marok Kecil membutuhkan sebuah fasiltas, berupa tempat usaha untuk meningkatkan kesejahteraan.
Kondisi Desa Marok Kecil yang memiliki lahan rawa, sangat cocok dibangun usaha pertambakan udang.

Untuk itu, melalui rapat bersama masyarakat diputuskan untuk membuat pertambakan udang. Rencana pembangunan tambak, merupakan dari Dana Kepedulian Terhadap Masyarakat (DKTM) dari sebuah perusahaan pertambangan bauksit yang pernah beraktivitas.

”Daerah kami sangat cocok dikembangkan tambak udang. Selama ini keterbatasan anggaran membuat wacana membangun tambang udang belum direalisasi,” ujar Rusdi, Kepala Desa Marok Kecil, Selasa (11/7). Pada rapat, Rusdi menjelaskan kepada masyarakat akan membuat proposal untuk mencairkan dana DKTM. Masyarakat pun menyetujui, untuk rencana pembangunan tambak yang sempat tertunda kembali dilanjutkan.

”Saat ini, proses pembangunan tambak udang sedang dilakukan. Jika tidak ada halangan, dalam beberapa bulan ke depan usaha tambak udang suda dapat dilakukan,” jelasnya.

Usaha ini, akan memberikan dampak positif bagi perkembangan ekonomi masyarakat. Informasi yang berkembang di tengah masyarakat, pembangunan tambak udang mendapat intervensi dari Bupati Lingga Alias Wello. Meskipun demikian, tuduhan itu dibantah oleh Rusdi selaku Kepala Desa Marok Kecil.

”Tidak ada intervensi, ini merupakan kesepakatan dengan masyarakat serta Badan permusyawaratan rakyat (BPD) di desa,” tegasnya. Menurutnya, pihak desa dan tim DKTM hanya melaksanakan hasil kesepakatan untuk mengusulkan pencairan sesuai prosedur yang benar.

”Semua proses dilakukan dengan transparan. Tidak ada yang ditutupi. Hal ini dilakukan agar kedepannya tidak menjadi persoalan di masyarakat,” imbuhnya.(TENGKU IRWANSYAH)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here