Melcem Dilanda Banjir lagi

0
881
Hanyut: Hujan lebat yang mengakibatkan banjir di Batam membuat mobil ikut hanyut terseret banjir, Senin (20/3).F-martua/tanjungpinang pos

Batam – Hujan lebat yang melanda Batam menyebabkan banjir di daerah Melcem, Batuampar. Di Tanjung Sengkuang juga terjadi longsor. Akibat guyuran hujan pada Senin (20/3) di Batam, menyebabkan sejumlah rumah warga tergenang air.

Menurut salah seorang warga, Ali, kondisi banjir akibat drainase dan parit yang tertutup aktivitas warga. Ada bangunan kios liar diatas drainase. Selain itu, ada banyak sampah yang dimasukkan ke saluran air. Sampahnya berupa kayu plastik dan kasur.

Menurut salah seorang warga, Ali, kondisi banjir akibat drainase dan parit yang tertutup aktivitas warga. Ada bangunan kios liar diatas drainase. Selain itu, ada banyak sampah yang dimasukkan ke saluran air. Sampahnya berupa kayu plastik dan kasur.

”Ini karena paritnya tertutup sampah. Tadi dibersihkan satpol PP. Jadi airnya sudah mengalir,” cetus Ali.

Baca Juga :  Batam Mesti Punya Sirkuit

Akibat banjir di daerah itu, rumah warga tergenang hingga setinggi lutut. Kasur dan karpet warga tergenang, termaksud barang elektronik seperti kipas, dispenser dan lainnya.

”Kalau hujan dan air laut pasang, disini banjir. Sudah tujuh tahun seperti ini,” kata Susan, warga Tering Raya, Melcem.

Menurut Susan, kondisi drainase juga di wilayah itu kurang memadai untuk menampung debit air. Selain air dari wilayah itu, air dari Bengkong juga masuk wilayah itu.

”Kalau bisa, dibangun kanal. Dulu sudah sempat kami usulkan, tapi tidak dibangun-bangun,” cetusnya.

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad usai meninjau banjir di wilayah itu, mengatakan longsor di Tanjung Sengkuang, menyebabkan satu rumah rusak.

Baca Juga :  BP Raih WTP dari BPK

”Tapi warga sudah gotong royong untuk membersihkan. Pemko juga akan berusaha membantu semampu kita, untuk semen,” kata Amsakar.

Di Melcem, banjir karena berbagai permasalahan. Salah satunya, ada sumber air dari Sengkuang dan Bengkong, bertemu di satu parit di Melcem. Debit air tidak tertampung di sana.

”Kalau kecepatan hujan seperti tadi, tidak tertampung disana,” cetus Amsakar.

Selain itu, dekat tempat tinggal warga, ada saluran air, yang di atasnya ada kios.

”Kios ini tadi saya perintahkan dibongkar Satpol PP. Sudah dibongkar. Ada tiga atau empat kios. Karena itu menghalangi kita masuk untuk membersihkan,” bebernya.

Di atas lokasi itu juga ada, yang parit ada yang tersumbat. Tahun ini akan dikerjakan pelebaran dari Provinsi dan Kota. Kita upayakan untuk meminimalisir banjir.

Baca Juga :  Polda Ungkap Jaringan Curanmor di 12 Lokasi

”Kita akan membenahi. Kita ditahun anggaran ini akan membeli esekavator dan amvibi, untuk menangani daerah banjir. Alat ini bisa masuk ke daerah banjir,” ujar Amsakar.

Hal senada juga disampaikan Lurah Tanjung Sengkuang, Alim Ridwan terkait, penyebab banjir, karena kios liar. Dimana kios dibangun diatas bataran sungai atau drainase.

”Makanya kita langsung bongkar,” tegas Alim.

Di Orchard Park, Batamcenter, satu unit mobil nopol BP 7112 ZN hanyut dan masuk parit.

”Tadi jam 07.00 saya lihat mobil sudah ringsek,” ucapnya. (mbb)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here