Melintas dari Depan Tepilaut

0
613
PENUH LAMPU: Peserta Parade Kapal Hias 2016 saat singgah di depan Tepilaut. Puluhan ribu pasang mata pun menyaksikan kapal-kapal yang bermandikan cahaya itu. f-adly bara/tanjungpinang pos

Peserta Parade Kapal Hias FBK 2017 Membeludak

TANJUNGPINANG – Parade Kapal Hias menjadi event paling ditunggu-tunggu masyarakat Kepri khususnya Tanjungpinang. Tahun lalu, puluhan ribu masyarakat menyaksikan kapal hias mulai dari Pelabuhan Batu 6 hingga melintas dari depan Tepilaut.

Bahkan, banyak warga memanjat pohon agar bisa menyaksikan kemeriahan berbagai kapal hias yang turut berpartisipasi kala itu. Desain lomba tahun lalu memang beda dari tahun ini. Tahun lalu, Parade Kapal Hias digelar malam hari. Penuh lampu, terang benderang dan spektakuler.

Tahun ini, lokasi lomba tetap sama. Hanya saja digelar sore hari. Parade Kapal Hias 2017 dalam rangkaian Festival Sungai Carang (FSC) dalam momentum Festival Bahari Kepri (FBK) 2015 digelar, Jumat (20/10).

Kepala Dinas Pariwisata Pemprov Kepri, Buralimar, mengatakan, jumlah peserta yang mendaftar 41. Padahal, panitia hanya membatasi 30 kapal saja mengingat anggarannya terbatas.

Meski demikian, Buralimar tetap memastikan semua peserta yang mendaftar tetap ikut. Saat technical meeting, yang datang hanya 31. Tapi pendaftar terus bertambah hingga 41.

Panitia juga sudah menyediakan 30 nama tokoh Melayu untuk 30 kapal yang akan ikut di Parade Kapal Hias. Tapi karena pendaftar membeludak, maka peserta tetap diikutkan dan memilih nama tokoh Melayu di luar 30 nama yang sudah ditetapkan panitia.

”Masih banyak nama tokoh Melayu. Misalnya Dispenda Kepri memilih nama Nong Isa dari Batam. Peserta lainnya juga akan menggunakan nama tokoh Melayu,” bebernya, kemarin.

Ia berharap, peserta bisa koordinasi terus dengan panitia supaya penamaan nama tidak sama. Ia juga berterimakasih kepada Pemko Tanjungpinang karena mengirimkan banyak peserta mulai dari kelurahan, kecamatan termasuk Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya.

Hampir 70 persen peserta dari Pemko Tanjungpinang. Dari Pemprov Kepri hanya lima OPD yang ikut. Tahun ini, banyak juga instansi lain yang ikut serta.

Buralimar mengatakan, pukul 14.00 WIB, peserta sudah berada di perairan Sripayung Batu 6. Karena pukul 15.30 atau pukul 15.45, peserta akan dilepas.

Peserta akan berlayar mengikuti pemandu yang berada di garis depan. Ada pun pemandu adalah dari TNI AL, Polri, KSOP, Dishub Kota Tanjungpinang, Dishub Pemprov Kepri, Badan Penanggulangan Bencana daerah (BPMD) Pemprov Kepri, Marinir, dan KPLP.

”Karena sore hari masih ada kapal yang melintas, maka perlu banyak pihak yang memandu. Sehingga tidak mengganggu alur pelayaran dan lomba,” tambahnya.

”Tahun ini luar biasa yang mendukung kita. Semua bergerak mensukseskan acara ini. Sangat kompak,” ungkapnya lagi.

Para peserta ini akan berlayar dari Pelabuhan Sripayung Batu 6 mengitari daerah pelantar dan melewati depan Gedung Daerah, Gedung Gongga hingga Pulau Paku.

Ia pun berharap cuaca dan kondisi laut stabil. Sehingga tidak mengganggu parade kapal hias. Buralimar menjelaskan, pihaknya menyediakan hadiah Rp 60 juta. Yang diambil hanya 6 yang terbaik. Untuk nomor 7-10 diberi suvenir dan peserta yang tak masuk 10 besar tetap diberi piagam penghargaan. Ia pun meminta masyarakat jangan melewatkan momen sekali setahun ini. (mas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here