Membangun Generasi Muda Qurani

0
507
kUNJUNGI TPA: Kepala Kemenang Kota, Erman Zaruddin mengunjungi salah satu TPA. f-ISTIMEWA

TANJUNGPINANG – Upaya-upaya Kementerian Agama dalam membangun generasi muda qurani mendapat banyak dukungan. Mulai dari program pusat dan pemerintah daerah. Melalui banyak program-program yang terlaksana seperti wisuda 1.000 santri yang tiap tahun terlaksana.

Tahun ini, pemerintah daerah melaksanakan MTQ santri dengan kreafitas-kreafitas yang dimiliki santri. Kepala Kemenang Kota, Drs H Erman Zaruddin mengatakan, generasi muda sekarang sudah bagus, sekarang di sekolah-sekolah umum, 30 persen muridnya memakai jilbab. Para siswa sudah banyak yang bisa baca Alquran bahkan hapal Alquran.

Baca Juga :  Lomba Gerak Jalan Start di Dompak

”Kami bawa anak-anak ke masjid, salat tahajud bersama, iktikaf bersama. Kemarin 2.500 orang di masjid Dompak,” katanya saat ditemui di hotel CK setalah pembukaan rapat koordinasi kementerian agama, Selasa (7/11).

Pihaknya saat ini sedang berupaya terhadap remaja-remaja masa kini agar mendapat kepedulian dan perhatian menjadi SDM yang baik. SDM yang baik akan membawa dampak pembangunan lebih baik. Bukan hanya pengetahuan akademis namun butuh juga pemahaman agama.

”Pengetahuan-pengetahuan agama bisa didapat dari organisasi-organisasi remaja berbau agama. Seperti Badan Kontak Remaja Islam Indonesia dan JPRMI,” katanya

Baca Juga :  Iuran BPJS Naik, Pelayanan Harus Maksimal

Pihaknya sedang berusaha bagaimana remaja masjid hidup kembali. Kemudian dari remaja inilah yang memikirkan bagaimana cara meningkatkan ekonominya dan menjadi pemimpin di masa akan datang.

Menurutnya, sekolah-sekolah sudah ada rohis untuk meningkatkan keagamaan siswanya. Kementerian agama akan turun ke sekolah-sekolah untuk melihat bagaimana pelaksanaan rohis. Serta rencananya akan diadakan pertemuan dengan guru-guru PAI di sekolah-sekolah dalam rangka penguatan rohis.

”Pelajarilah agama dengan baik, jangan terpengaruh dengan hal negatif seperti penggunaan narkoba mudah terprovokasi dengan informasi hoax,” ungkapnya. Pemuda kini harus mampu kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas, kerja ikhlas membangun masyarakat.(ARTIKA)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here