Membangun Pendidikan Karakter Melalui Panahan

0
74
M. Redha Helmi, S.Pd.I

Oleh: M. Redha Helmi, S.Pd.I
Sekretaris Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) & Manajer Hang Tuah Archery Club

“Ajarilah anakmu berkuda, berenang dan memanah”. (H.R Muslim).

Berangkat dari sebuah hadits yang ditulis diawal merupakan salah satu hadits populer di kalangan para pemanah. Geliat masyarakat muslim yang ada di Indonesia bersemangat mengamalkan sunnah melalui olahraga panahan ini sehingga olahraga panahan telah menjadi salah satu olahraga yang populer di indonesia. Klub-klub panahan mulai tumbuh di berbagai wilayah termasuk di Tanjungpinang yang saat ini telah berdiri beberapa klub termasuk salah satunya Hang Tuah Archery Club di bawah naungan Indonesia Archery School Program (INASP).

Selain itu induk organisasi panahan, Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Cabang Tanjungpinang juga berhasil terbentuk pada bulan Juni 2018. hasil dari musyawarah klub-klub panahan, pecinta panahan dan praktisi panahan yang ada di Tanjungpinang. Terbentuknya PERPANI Tanjungpinang ini semakin menambah daya semangat masyarakat untuk belajar memanah. Olahraga panahan ini merupakan salah satu olahraga yang long life skill yakni bisa dilakukan oleh segala kalangan mulai dari anak-anak, remaja, dewasa hingga yang sudah lansia karna olahraga yang simpel dan tidak dominan fisik.

Dalam dunia pendidikan, kita tidak sekedar transfer knowledge namun harus mampu memberikan pengalaman pada anak yang menyentuh seluruh aspek, yakni aspek kognitif, afektif dan psikomotorik. Olahraga merupakan aktivitas fisik yang melibatkan seluruh potensi tubuh manusia, baik jiwa dan raga. Panahan merupakan salah satu olahraga yang direkomendasi oleh Nabi Muhammad SAW karena setidaknya ada 4 karakter penting yang bisa ditumbuhkan dalam olahraga panahan ini.

Pertama, Calm (Ketenangan) seorang pemanah harus memiliki ketenangan hati dan tubuh yang rileks. Dengan rutin belajar memanah insya Allah akan menumbuhkan sikap yang tenang dalam diri. Sesuatu yang dilakukan secara rutin akan menjadi sebuah kebiasaan dalam diri kita begitu pulalah hendaknya dengan sikap tenang ini jika sering dilatih maka kita akan bisa menjadi pribadi yang berkarakter lebih tenang.

Kedua, Focus seorang pemanah selalu berusaha untuk konsentrasi pada sasaran yang dituju, sikap fokus ini penting bagi seorang siswa. Untuk bisa menerima dan menyerap pelajaran tentu harus fokus dan punya konsentrasi yang baik dan hal ini bisa tumbuh dengan olahraga panahan ini. Rutinnya olahraga panahan akan memperkuat konsentrasi anak dalam belajar.

Ketiga, Brave (berani), seorang pemanah harus berani melepaskan anak panah dari busurnya tanpa ragu. Olahraga panahan ini akan membuat anak berani mengambil keputusan dengan analisa yang semakin tajam. Sikap pemberani itu secara alamiah dimiliki oleh seluruh anak, namun perlu dilatih agar tumbuh dengan baik dan terarah.

Keempat, Win (menang) Seorang pemanah memiliki mental pemenang dengan keyakinan yang dimilikinya, hal ini akan menumbuhkan rasa percaya diri semakin meningkat sehingga akan melahirkan sikap yang siap menghadapi segala hal yang terjadi dan menjunjung tinggi sportivitas.

Selain 4 karakter diatas panahan juga memiliki manfaat yang sangat banyak seperti memacu pertumbuhan otak, memperlancar suplai hormoon Brain Derived Neurotropic Facto (BDNF), mengatasi depresi dan kecemasan, mengurangi stress, meningkatkan fungsi otak, meningkatkan sensitivitas terhadap insulin dan melatih kesabaran. Inilah beberapa karkater dan manfaat yang bisa ditumbuhkan melalui olahraga panahan ini. Besar harapan penulis, olahraga Panahan bisa berkembang secara massif di Kota Tanjungpinang ini sehingga bisa membantu pembentukan karakter para generasi Tanjungpinang menjadi lebih baik. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here