Memotivasi Guru dengan Karya Tulis

0
243
JAMALIS

Mengajar di wilayah masuk kategori Tertinggal, Terdepan dan Terluar atau biasa disebut (3T), tak menyurutkan Jamalis terus berkarya lewat tulisan. Sebagai bentuk motivasi kepada sesama dan juga mengasah kemampuan.

LINGGA – Jamalis merupakan Kepala Sekolah Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Kepulauan Posek yang juga seorang guru.

Ia tercatat sudah menerbitkan buku dan karya tulis nya dimedia massa dan beberapa jurnal juga.

Jamalis mengatakan, tujuan awal menulis mendorong para guru di daerah 3T bisa terus berkarya.

”Dari menulis mengasah memampuan menggali dan juga berkarya. Jadi ada keinginan untuk terus maju dan berkembang,” Ungkap Jamalis saat di wawancarai lewat pesan WhattsApps.

Selain itu, Jamalis juga menyampaikan, kalau guru bertugas dan tinggal di daerah 3T ini juga bisa bersaing dan tak kalah dengan guru yang di kota besar.

”Harus saya akui, guru yang tinggal dan mengajar di wilayah kepulauan masih banyak kekurangan, khususnya dalam hal fasilitas pendidikan dibandingkan guru di kota besar. Namun kita juga harus bisa terus berkembang, dan berpikir maju. Mereka bisa kenapa kita tidak,” tuturnya.

Baca Juga :  Tanjungpinang Kekurangan 550 Guru

Salah satu cara yang dilakukan yaitu melakukan riset dan menulis berbagai karya. Ini merupakan aset yang bisa diwariskan kepada generasi penerus nantinya.

Ia mengaku mulai menulis pada tahun 2016 yaitu mengirimkan opini kepada media massa, Tanjungpinang Pos waktu itu. ”Alhamdulillah terbit. Dari situ saya mulai terus menulis,” ucapnya.

Dari hasil tulisan opini yang telah terbit dimedia massa, Jamalis terus menulis dan mengirimkan opini dan terbit dengan judul ’Pemimpin yang Diidamkan’, ’Semangat Guru Mengajar Diperbatasan’ dan lainnya.

Selain itu, dia juga mencoba menulis dan menerbitkan sebuah buku tentang pembelajaran.

”Setelah banyak tulisan saya terbit, saya mencoba melanjutkan untuk menuliskan buku belajar dan buku puisi. Adapun buku pelajaran yang berjudul pembelajaran STAD (Student Team Achievement Division), Supervisi Akademik dan juga buku Antologi puisi untukmu mama papa, Lamunan Rindu dan Curahan Hati,” sebutnya.

Dari tulisan dan buku yang terbit, membuatnya kembali bersemangat menerbitkan karya tulisan lainnya. Ia juga terus memberikan dorongan kepada rekan-rekan guru dan siswa yang di Lingga rutin menulis.

Baca Juga :  Dishub Bentuk Tim Arus Mudik Lebaran

”Saya menulis ini untuk mendorong rekan guru dan siswa, karena banyak juga guru dan siswa di daerah 3T ini berprestasi dalam menulis cuma masih belum percaya diri. Dengan saya menulis, saya mendorong dan juga memotivasi mereka untuk bisa terus percaya diri, dalam menulis dan tidak ketinggalan dengan para guru dan siswa diperkotaan,” ucapnya.

Sebagai Kepala Sekolah SMPN 1 Kepulauan Posek, Lingga dalam hal mendorong semangat dan percaya diri siswa dan guru melakukan beberapa hal.

Salah satunya membuat komunitas yang bernama Gerakan Literasi Guru dan Siswa (Geli Gusi).

Jamalis ingin mendorong para siswa, dengan mengadakan lomba menulis antar siswa dan guru di sekolahnya.

”Setiap satu bulan sekali, kami SMPN 1 Kepulauan Posek mengelar lomba menulis puisi antara siswa dan guru. Untuk mendorong semangat dan memotivasi mereka. Dari tulisan terbaik nanti dikumpulkan dan akan dibukukan dalam bentuk Antologi Puisi,” ceritanya.

Baca Juga :  Jangan Tergesa-gesa saat Mengerjakan Soal UN

Dengan adanya karya tulis yang di buat olehnya, ia juga dijadikan sebagai Inisiator pada launching perdana buku karya guru menulis Kabupaten Lingga yang dilaksanakan pada tahun 2019 lalu.

”Dari awal mulai menulis sampai menjadi Inisiator pada pembukaan buku guru menulis Kabupaten Lingga ini, banyak sekarang guru dan kepala sekolah yang menulis dan menerbitkan karyanya. Saya bersyukur dan sangat bangga bisa menjadi inspirasi, dan bisa motivasi para guru di Kabupaten Lingga maupun daerah Lainnya,” ungkap Jamalis.

Selain fokus dalam menulis, ia juga masih melanjutkan pendidikannya dan sekarang Jamalis sedang dalam proses menyelesaikan kuliah S2 nya di Universitas Islam Negeri (UIN) Sulthan Thaha Jambi.

”Selama kita hidup harus terus belajar dan belajar,” tutupnya.(Adly ‘Bara’ Hanani)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here