Menakar Waktu yang Terbuang karena Game Online

0
131
Deky Maulana Putra

Oleh: Deky Maulana Putra
Mahasiswa Prodi Ekonomi Syariah, STAI-MU Tanjungpinang

Game merupakan salah satu hiburan bagi semua orang. Namun, banyak yang terlena dengan game-game yang disajikan oleh berbagai aplikasi smartphone. Hingga pekerjaan utama terbengkalai. Para remaja juga banyak yang ketagihan memainkan game online di jam-jam produktif dan mengabaikan tanggungjawab dan tugas yang mestinya mereka jalani.

Bila seseorang yang kerjaanya bermain game dari pagi sampai ke malam tanpa melakukan kegiatan yang lain itu merupakan hal yang sangat buruk dan tidak baik juga untuk kesehatan. Termasuk tidak baik untuk mata. Bermain game juga garus dibatasi karena bermain game online yang berlebihan itu merupakan penyakit yang pemulihannya membutuhkan waktu yang lama.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) secara resmi menetapkan bahwa bermain game secara berlebihan itu adalah penyakit yang disebut game disorder sebagai penyakit gangguan mental. Jenis penyakit ini sudah ditambahkan ke daftar jenis penyakit versi terbaru International Statistical Classification of Diseases (ICD) pada Senin (18/6/2018) silam. ICD merupakan sistem yang berisi daftar penyakit berikut gejala, tanda, dan penyebab yang dikeluarkan WHO. Berkaitan dengan kecanduan game, WHO memasukkannya ke daftar “disorders due to addictive behavior” atau penyakit yang disebabkan oleh kebiasaan atau kecanduan.

Coba sekali-sekali kita menghitung berapa banyak waktu kita yang sudah terbuang dengan bermain game. Padahal banyak hal yang mesti diperbuat selain game dengan menggunakan smartphone.

Bagi Anda yang sudah tidak bisa meninggalkan kebiasaan bermain game online, bertanda Anda sedang terkena penyakit game disorder atau penyakit gangguan mental. Selain mengganggu mental, bermain game secara berlebihan juga berdampak pada mata karena terlalu lama melihat layar monitor atau layar smartphone yang memiliki cahaya yang terang. Bila terlalu lama melihatnya mata kita perlahan lahan akan mengalami kerusakan.

Bermain game juga akan buruk bila ada seseorang yang sudah tidak bekerja lagi dan lebih senang menjadi pengangguran, karena dia akan terus bermain game selama dan bukanya mencari pekerjaan yang baru. Hal ini merupakan tindakan yang akan merugikan dirinya tidak hanya membuang waktu dia juga menyia-nyiakan rezeki yang seharusnya dia dapatkan dengan bekerja.

Tapi, di balik sisi kenegatifannya game juga memiliki hal hal positif yang bisa kita manfaatkan juga di antaranya, sebagai penghilang stress. Hanya saja jika brmain game hanya dilakukan maksimal selama satu jam dalam sehari. Bagi orang yang sedang mengalami stress, kadang kala game merupakan salah satu alternatif untuk menghilangkan suntuk. Bermain game diwaktu luang juga bisa dijadikan tempat mengasah otak kita. Namun ini jika dilakukan sesaat saja.

Para orang tua juga mesti mendampingi anaknya yang sedang bermain game di smartphone, serta mesti ikut memilih game yang cocok bagi anak-anak. Game sifatnya universal, namun sebagian game juga memiliki rating umur ada yang untuk anak di bawah umur 16 ke bawah,dan ada juga yang untuk everyone (semua usia), dan ada juga yang utuk diatas umur 16 tahun ke atas, karena bila anak tidak di awasi dan game yang dimain kan tidak di pilih-pilih dikhawatirkan akan menirukan hal-hal yang dia lihat di dalam game.

Dan, sebagai orangtua batasi juga waktu anak dalam bermain game jangan biarkan anak bermain tanpa pengawasan. Dan bagi orang dewasa atau remaja game juga bisa melatih Bahasa Inggris kita jika kita bermain game yang memiliki alur cerita karena untuk merasakan sensasi game-nya akan lebih baik bila kita memahami alur yang diceritakan dan paham dengan apa yang sedang dibicarakan,jadi bagi orang-orang yang sangat menyukai game yang memiliki alur ceritanya bahasa inggris mereka akan sangat terlatih.

Bagi orang yang ingin mendapatkan penghasilan dari game dia bisa menjadi penjual voucher game online atau menjadi seorang joki game online yang di mana sekarang ini para joki game online bisa menghasilkan keuntungan yang besar, karena pada tahun ini perkembangan game online meningkat, apalagi sekarang ada beberapa game yang sudah dimasukan ke dalam acara olahraga Asia terbesar (ASIAN GAMES) dalam kategori e-sport. Dan sekarang beberapa game online mulai diadakan kontes atau turnamen mulai dari turanamen kecil yang biasanya kita lihat di cafe-cafe ataupun di warung kopi (warkop) maupun turnamen-turnamen besar setingkat nasional maupun internasional. Turnament turnament yang biasa di ada kan di daerah-daerah sudah banyak dan hadiahnya juga menguntungkan bagi cafe dan warkop yang menyelenggarakanya karena konsumennya jadi ramai.

Untuk turnament tingkat nasional sudah termasuk ke dalam kategori e-sport. Para pelayer e-sport akan bersaing dengan player-player dari negara lain, dalam turnament ini biasanya hadiah yang akan didapatkan jika memenanginya bisa sampai puluhan juta, bahkan ada yang ratusan juta. Banyak para pemain game atau yang biasa disebut gamer juga bisa mendapatkan job atau endors dari bermain geme. Jobnya seperti menjadi joki atau endors biasanya pihak developer game maupun penjual barang elektronik, atau menjadi seorang stremer di media sosial seperti youtube dengan begitu para gamer bisa menghasilkan puluhan bahkan ratusan juta setiap tahunnya dari melakukan joki game streaming, maupun endors.

Tapi, alangkah lebih baik lagi kalau kita memanfaatkan smartphone untuk kebutuhan atau kepentingan bekerja hingga bertanda kita memanfaatkan teknologi dan bukan kita menjadi korban teknologi. Mari manfaatkan waktu muda dengan hal-hal yang bermanfaat untuk masa depan kita. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here