Mencari Pemimpin yang Amanah

0
422
Yoga Eka Satria

Oleh : Yoga Eka Satria
Mahasiswa Ilmu Pemerintahan, Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik,UMRAH

Pemimpin jadi patokan dari maju atau mundurnya suatu daerah atau negara. Setiap kebijakan yang diambil oleh pemimpin dapat berpengaruh kepada daerah atau negara yang dipimpinnya. Setiap masyarakat pasti memimpikan seorang pemimpin yang baik, jujur dan cerdas. Dan juga mengharapkan pemimpin yang memiliki potensi dalam berkontribusi tidak hanya yang dapat mengobral janji.

Tujuannya, untuk bisa membawa perubahan yang berarti bagi kehidupan setiap masyarakat ke arah yang lebih baik. Seorang pemimpin yang pintar dapat membuat perubahan dalam jangka waktu tertentu. Pemimpin yang baik biasanya akan terpilih lagi setelah masa kerjanya habis untuk melanjutkan pengabdiannya. Selama pengabdian itulah kualitas pemimpin diuji dan dituntut untuk membuktikan apakah ia baik atau tidaknya memimpin.

Masyarakat tentunya selalu mengidam – idamkan calon pemimpin yang memiki kecerdasan dan ahklak mulia yang seimbang untuk memajukan bangsa dan negara. Apakah ciri–ciri dari pemimpin tersebut akan ada? Tidak menutup kemungkinan bagi kita semua.

Karena dengan tumbuhnya generasi – generasi muda yang berpotensi menjadi pemimpin masa depan yang akan memegang tongkat estafet kepemimpinan yang akan membuat perubahan di masa yang akan depan. Pada masa yang sudah serba modern ini, semakin susah mencari pemimpin yang memiliki integritas yang tinggi yang benar–benar ingin mengabdikan dirinya untuk negara. Yang memiliki kecerdasaan yang tinggi tentunya sudah banyak.

Tetapi, masih kurangnya pemimpin yang memiki kejujuran yang tinggi. Dengan masih banyaknya pemimpin–pemimpin di beberapa daerah di Indonesia yang tertangkap dalam kasus – kasus korupsi. Ini yang membuktikan semakin susahnya masyarakat dalam memilih pemimpin yang dapat dipercaya.Yang dengan ihklas ingin memajukan negeri ini.

Pemimpin yang baik adalah pemimpin yang jujur, mau mengayomi masyarakatnya dan dapat mendengar keluhan dari masyarakatnya. Dari kriteria tersebut tampaknya masih susah mencari pemimpin yang yang berani jujur. Yang bisa menahan dirinya dari godaan uang rakyat. Yang semestinya digunakan untuk membangun negara ini. Untuk meningkatkan kualitas sumberdaya manusianya. Masyarakat membutuhkan pemimpin yang mampu menguatkan niatnya untuk membuat perubahan yang berpengaruh baik bagi kehidupan masyarakat banyak. Tentunya masyarakat tidak ingin mendapatkan seorang pemimpin yang salah. Jika pemimpinnya sudah salah bagaimana dengan nasib masyarakat yang di pimpinnya. Pemimpin yang salah akan membuat banyak orang menderita dan merasa dirugikan.

Maka dari itu, masyarakat harus bijak dalam menentukan nasibnya sendiri untuk ke depannya. Cara tentu dengan memilih pemimpin yang tepat yang bisa membuat perubahan baginya dan orang banyak. Dan juga dapat dipercaya di tengah krisisnya kepercayaan masyarakat bagi pemimpinnya. Dengan bermodalkan kepercayaan masyarakat kepada pemimpinnya, pemimpin tersebut seharusnya berupaya sekuat dayanya untuk melaukan yang terbaik dan membuat berbagai perubahan besar untuk kemakmuran warganya. Sudah menjadi kewajiban pemimpin membuat masyarakatnya menjadi sejahtera.

Ini salah satu fungsi pemimpin dipilih oleh masyarakat. Maka dia harus membuktikan apakah dia layak untuk menjadi seorang pemimpin. Suksesnya seorang pemimpin, tentu harus didukung oleh sistem yang kuat untuk merealisasikan setiapprogram kerjanya. Apakah hanya akan menjadi impian manis sementara saja bagi setiap masyarakat? Itu semua akan terlihat pada masa dia menjabat. Apakah akan membuat perubahan yang baik negeri ini. Atau malah sebaliknya membuat malu negeri ibu pertiwi. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here