Mendadak, THL Lanjut Usia Diberhentikan

0
777
Salah satu THL Penyapu Jalan usia lanjut dia cara seremonial penerimaan piala Adipura, beberapa waktu lalu.

TANJUNGPINANG – Secara mengejutkan, mulai hari ini, Jumat (1/3) puluhan Tenaga Harian Lepas (THL) penyapu jalan diberhentikan secara tiba-tiba.

Waka I DPRD Kota Tanjungpinang, Ade Angga mengaku terkejut menerima laporan tersebut dari THL yang diberhentikan. Terkait hal ini pun dikonfimasi ke Dinas Perkim Kota Tanjungpinang. Dari hasil komunikasi, mulai 1 Maret, THL penyapu jalan usia diatas 60 tahun diberhentikan.

“Saya terkejut menerima laporan itu. Diperkirakan sekitar 39 orang yang putus kerja. Ini mendadak tanpa ada pembahasan terlebih dahulu,” ujarnya kepada Tanjungpinang Pos.

Menurutnya, meski sudah 60 tahun bukan berarti kinerja mereka buruk. Dibuktikan dengan penerimaan piala Adipura setiap tahun.
“Bahkan informasi yang saya terima, meski sudah lanjut usia tetap disipilin dengan waktu diberikan. Serta bekerja sesuai dengan ketentuan dari dinas,” tuturnya.

Baca Juga :  Bangunan Liar di Batu 8 Dibongkar

Hal senada disampaikan Anggota DPRD Kota Tanjungpinang, Reni. Menurutnya, kebijakan yang diberikan dinas terkait tidak tepat yang berakibat merugikan pekerja. Reni menuturkan, pemerintah harusnya berbangga, karena diusia lanjut masih mau bekerja. Tentu alasan utamanya ingin melanjutkan hidup lebih baik.

“Jangan seenaknya saja dinas memberhentikan. Harus ada dasar yang kuat bukan hanya alasan usia. Saya rasa itu bukan kendala,” paparnya.

Reni mendorong pemerintah memiliki program memperdayakan orangtua lanjut usia. Jangan menganggap sepele bila memang belum bisa menyediakan fasilitas dan jaminan kesejahtraan bagi mereka.

Baca Juga :  Nilai Dugaan Penyelewengan Pajak BPHTB Tunggu Inspektorat

“Sekarang yang jadi pertanyaan bagaimana mereka mau melanjutkan hidup. Apakah pemerintah memiliki program santunan bulanan atau lainnya,” tanyanya.

Ia menuturkan, pemberhentian ini terkesan tiba-tiba dengan alasan usia. Bila alasannya itu, harusnya sudah disampaikan sejak tahun lalu atau bertepatan dengan pertemuan syukuran piala Adipura beberapa waktu lalu.

Laporan yang diterima Reni, Kadis Perkim berniat melakukan pertemuan dengan THL penyapu jalan sebelum pemberhentian, namun tidak direalisasikan.

“Pemberhentian orangtua tersebut dari pendamping setiap lokasi. Saya secara pribadi sangat menyangkan sikap ini,” paparnya.

Baca Juga :  Mediasi Gagal, Sidang Sengketa Lahan Mulai Digelar

Terkait hal ini, ia menuturkan akan berkoordinasi dengan kepala daerah dan unsur pimpinan DPRD Kota Tanjungpinang. Wakil Walikota Tanjungpinang, Hj Rahma mengaku terkejut menerima informasi ini. Kebijakan ini, menurutnya tanpa pembahasan.

“astagfirullah, saya sudah terima kabar ini tadi pagi. Saya terkejut dan segera telpon OPD terkait,” ucapnya. (dlp)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here