Kemendagri Belum Terima Surat Pengunduran Diri Sandiaga Uno

0
90
Kapuspen Kemendagri, Bahtiar.

Jakarta – Menurut Kepala Pusat Penerangan Kementerian Dalam Negeri Bahtiar, berdasarkan UU 7 th 2017 tentang Pemilu, Sandiaga Uno yang merupakan Wakil Gubernur DKI Jakarta tidak perlu mundur dari jabatannya jika ingin jadi capres atau cawapres.
“Beliau tidak harus mundur jika memang ingin maju di pilpres. Namun, keinginan berhenti tersebut adalah hak konstitusional beliau yang dijamin oleh Undang-Undang. Prinsip Kemendagri pasti memproses secara cepat jika dokumen tersebut sudah kami terima secara lengkap,” kata Bahtiar.

Hanya saja, sampai saat ini Kementerian Dalam Negeri belum menerima surat pengunduran diri Sandiaga Uno sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta. Sesuai aturan, kalau mau mengundurkan diri, maka pengunduran diri disampaikan ke DPRD untuk kemudian pemberhentiannya disahkan pimpinan DPRD. Selanjutnya disampaikan ke Presiden melalui Menteri Dalam Negeri (Mendagri).

“Sampai dengan pagi ini kami belum menerima dari surat dari Pak Sandiaga Uno terkait rencana beliau maju dalam pemilihan presiden (pilpres),” kata Bahtiar di Jakarta, Jumat (10/8).

Menurut Bahtiar, sesuai dengan ketentuan Pasal 79 UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah ditegaskan bahwa pengunduran diri wakil kepala daerah disampaikan kepada DPRD untuk diumumkan dalam sidang paripurna. Kemudian diusulkan pengesahan pemberhentiannya oleh pimpinan DPRD kepada presiden melalui Mendagri.

“Tetapi dalam hal pimpinan DPRD tidak menyampaikan usulan pemberhentian, Mendagri mengusulkan pemberhentian atas permintaan sendiri wakil kepala daerah tersebut kepada presiden,” kata Bahtiar.

Untuk aturan tentang pengisian posisi wakil kepala daerah yang mengundurkan diri, tertuang dalam ketentuan Pasal 176 UU Nomor 10/2016 tentang Pemilihan Kepala Daerah, pengisian wakil gubernur dapat dilakukan apabila masih ada sisa masa jabatan lebih dari 18 bulan sejak jabatan tersebut kosong.

“Kemudian parpol atau gabungan parpol pengusung mengusulkan dua orang calon untuk dilakukan pemilihan oleh DPRD,” katanya.

Seperti diketahui Siandiaga Uno membuat surat pengunduran diri sebagai Wakil Gubernur DKI yang idtandatanganinay di kertas bermaterai pada 9 Agustus. Alasannya,nya karena beliau maju sebagai cawapres di Pilpres 2019.

“Berkenan dengan hal tersebut, saya mohon kebijakan Bapak Gubernur untuk menindaklanjuti permohonan saya ini sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” sebut Sandiaga Uno dalam surat tersebut.(jek)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here