Meningkatkan Kualitas Iman dan Taqwa di Bulan Ramadan

0
5139
Irwansyah

Oleh: Irwansyah
Wakil Ketua Himpunan Mahasiswa Ilmu Pemerintahan Stisipol Raja Haji

Bulan suci Ramadan merupakan bulan yang dinanti-nantikan oleh seluruh ummat muslim, karena di dalam bulan suci Ramadan merupakan bulan keberkahan dan bulan yang paling mulia diantara seluruh bulan yang ada dan di dalam bulan suci Ramadan terdapat padilah-padilah dan keutamaan-keutamaan yang terkandung diagungkan.

Ramadhn merupakan bulan yang penuh rahmat, ampunan dan penuh berkah. Karena ada satu malam yang terdapt di malam bulan suci Ramadan tersebut malam yang di umpamakan lebih baik dari seribu malam dan pintu-pintu neraka akan di tutupkan oleh Allah SWT. Sementara pintu surga dibuka selebar-lebarnya dan siksa kubur akan diberhentikan. Dan masih banyak lagi keutamaan yang terkandung di dalam Ramadan tersebut. Perintah puasa Ramadan merupakan perintah yang wajib dikerjakan oleh seluruh pemeluk agama Islam, sesuai dengan penjelasan dari firman Allah SWT di dalam AlQuranul Karim.

”Wahai orang-orang yang beriman telah diwajibkan atas kamu berpuasa sebagimana telah diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu sekalin menjadi orang-orang yang bertaqwa” (Alquran Surat Al-Baqarah:183).

Perintah Allah SWT untuk mengerjakan ibadah puasa Ramadan tidak hanya kepada ummat Nabi Muhammad SAW, akan tetapi perintah mengerjakan puasa juga telah diwajibkan kepada umat-umat terdahulu. Dan ini merupakan kewajiban yang harus dikerjakan karena Ramadan merupakan bulan yang diberkahi oleh Allah SWT untuk membentengi diri dari perbuatan keji dan munkar.

Baca Juga :  Menyiapkan Calon Wartawan Profetik di Journalist Boarding School

Dan supaya memperoleh keimanan dan ketaqwaan yang sempurna, tidak hanya taqwa yang sekedar kata-kata akan tetapi harus sesuai dengan pengamalannya. Baik dari segi tingkah lakunya, ucapannya bahkan seluruh prilakunya mencerminkan kesejukan dan kelemah lembutan serta ketaatan dalam menjalankan syariat dari Allah SWT.
Karena untuk menggapai derajat ketaqwaan yang benar-benar sesuai dengan syariat agama islam tidaklah semudah dengan ucapan dari lisan saja. Karena walaupun sudah dikerjakan ibadah puasa disiang harinya dan di tambah dengan tarawih dan tadarus alkuran di malam harinya belum tentu menjadi ibadah yang bernilai tinggi di sisi Allah SWT.

Namun bagi setiap muslim yang mengerjakan setiap ibadahnya harus dilandasi dengan niat yang ikhlas. Kebersihan hati dari ria dan dengki dari mempamerkan ibadah-ibadah yang dikerjakan akan tetapi setiap ibadah yang dikerjakan selama Ramadan haruslah ikhlas dan benar-benar dari hati sanubari untuk mengharapkan keridhaan Allah SWT. Keikhlasan dimulai dalam berniat dan mengerjakan ibadah puasa, salat dan tilawatul quran dan semua ibadah-ibadah lainnya dijadikan untuk membersihkan qalbu.

Baca Juga :  Belajar Kebaikan dari Sang Cincau dalam Memaknai Perubahan

Dan menjadilan Alquran sebagai pedoman dalam beribadah dan pedoman untuk menjalani hidup dan kehidupan. Sehingga momen istimewa yang ada di bulan Ramadhan ini haruslah diperbanyak untuk beribadah dan lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Karena bulan suci Ramadan merupakan batu loncatan yang sangat baik untuk meraih ketaqwaan dengan sempurna. Karena begitu banyak pahala yang sengaja Allah SWT jadikan di dalam Ramadan. Salah satunya keistimewaan yang ada di dalam bulan suci Ramadan ini adalah Allah SWT menurunkan Alquran pada malam Ramdan yaitu di malam Lailatul Qadar. Dan itu itu terjadi pada bulan suci Ramadan. Dengan demikian maka sudah seharusnya semua umat muslim mengetahui hakikat dari puasa tersebut. Karena apabila hanya sekedar menjalankan puasa untuk melepaskan tanggung jawab sebagi umat muslim akan tetapi tidak dibarengi dengan niat yang tulus serta keikhlasan dari hati maka akan sia-sialah puasanya tersebut dan tidak mendapatkan apa-apa dari Allah SWT.

Baca Juga :  Saatnya Mendiversifikasi Kekuatan Ekonomi Kepri ke Nonmanufaktur

Dan semoga setelah satu bulan mengerjakan puasa dengan mengharapkan ridha dari Allah SWT maka akan menjadi hamba yang taat kepada Allah SWT tidak hanya di bulan Ramadan saja.Tetapi begitu juga dengan bulan-bulan selanjutnya, dan berusaha untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT. Meningkatkan kualitas ibadah untuk menjadi hamba Allah yang benar-benar bertaqwa. Karena dengan ketaqwaan tersebut maka untuk menjalani kehidupan ini akan lebih terarah dan derajatnya akan ditinggikan oleh Allah SWT.

Serta akan di berikan petunjuk dan bimbingan dalam mendekatkan diri kepada Allah SWT dan akan mendapatkan ampunan atas dosa-dosa yang telah dilakukan dan hal ini sesuai dengan sabda Nabi Muhammad SAW ”barang siapa yang berpuasa di bulan Ramadan dalam keadaan iman dan berusaha untuk mengintrospeksi diri dan mengharapkan ampunan terhadap dosa-dosa yang telah dilakukannya, maka dosa-dosanya akan diampuni” (HR, Al-Bukhari dan Muslim). ***

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here