Mental Usaha Disiapkan Saat UAS

0
1076
SUASANA keramaian bazar mahasiswa STTI Tanjungpinang di Jalan Pompa Air KM 2 Tanjungpinang, Jumat (27/4) hingga Sabtu (28/4).F-RAHMAT/TANJUNGPINANG POS

Bazar Digelar, Mahasiswa STTI Wajib Jualan Dua Malam

Untuk mempersiapkan mental bakal pengusaha bagi mahasiswanya, pihak kampus Sekolah Tinggi Teknologi Indonesia (STTI) Tanjungpinang mengadakan Bazar Pasar Mahasiswa, Jumat (27/4) malam. Program ini merupakan Ujian Akhir Semester (UAS).

TANJUNGPINANG – BAZAR ini merupakan yang keempat kalinya digelar dan diselenggarakan selama dua hari mulai Jumat (27/4) hingga Sabtu (28/4) di Depan Gedung Kampus STTI Jalan Pompa Air Km 2 Tanjungpinang.

Ketua Kampus STTI Tanjungpinang Louis Frederick, langsung membuka kegiatan tersebut bersama dosen mata kuliah Kewirausahan, Mulyadi Tan. Louis Frederick mengatakan, bazar ini  rutin dilaksanakan setiap tahunnya sebagai Ujian Akhir Semester (UAS) untuk mata kuliah kewirausahaan untuk mahasiswa-mahasiswi STTI. Sehingga, mahasiswamahasiswi yang mengikuti bazar ini bisa memperoleh ilmu mengelola suatu usaha yang digelutinya.

”Ini adalah cara kami untuk membangun mental mahasiswa-mahasiswi, agar memiliki mental dan jiwaentrepreneur melalui mata kuliah Kewirausahaan. Sehingga, ketika mereka lulus nanti, sudah mampu mengembangkan lapangan pekerjaan sendiri tanpa harus menjadi pekerja,” ungkap Louis Frederick, Jumat (27/4) malam.

Baca Juga :  PPA Dorong Bangun Kampus Pariwisata

Ke depannya, lanjut Louis, memasuki tahun ajaran baru 2018/2019 pihaknya akan menempati gedung baru di Jalan Pompa Air Km 2 tersebut. Louis menambahkan, pada bazar tahun 2017 lalu omzet keseluruhan yang dicapai sebesar Rp 50 juta lebih. ”Ini luar biasa sekali dan bahkan salah satu stan waktu itu ada yang omzetnya mencapai Rp 3 juta dalam dua malam,” sebut Louis.

Untuk itu, bazar kali ini digelar di jalan tersebut sekaligus untuk mengenalkan gedung baru yang akan ditempati nantinya. Mulyadi Tan selaku dosen Kewirausahaan mengaku bangga dengan semangat yang ditunjukkan mahasiswa-mahasiswi didikannya tersebut.

Baca Juga :  ISPIKANI Cabang Kepri Segera Terbentuk

”Karena waktu bazar sebelum dibuka, hujan turun dan saya sempat khawatir bazar ini tidak berjalan lancar sebagaimana mestinya. Namun ternyata, mahasiswamahasiswi saya begitu bersemangat mempersiapkan dagangannya walau hujan turun,” terang Mulyadi Tan.

Pada sore itu, kata Mulyadi, beberapa mahasiswa sempat bingung karena hujan turun. Namun, sebagai dosen Kewirausahaan ia pun mengatakan kepada mahasiswa-mahasiswi-nya hujan adalah salah satu faktor yang menguji niat seorang yang ingin menjadi pengusaha muda.

”Sama seperti pengusaha yang ingin sukses. Tentunya hujan panas tetap semangat, dan hal itu harus dilalui untuk membentuk mental baja menjadi seorang entrepreneur sejati. Dalam berusaha, ada gelombang itu biasa dan kita harus teguh dan tetap fokus menghadapinya,” pesan Mulyadi kepada mahasiswa-mahasiswi-nya kala itu.

Uniknya, bazar kali ini pihak panitia menerapkan cara belaja dengan kupon yang berbentuk uang koin yang terbuat dari kertas. Kupon tersebut ada yang bernilai Rp 10 ribu dan Rp 5 ribu, dan pengunjung menukarkan uang tunai dengan kupon tersebut sesuai nominal yang diinginkan.

Baca Juga :  Desa di Kepri Digilir Jadi Lokasi KKN

Pada hari pertama, walau hujan rintik-rintik mahasiswa- mahasiswi STTItetap semangat untuk menawarkan dagangannya kepada pembeli. Pada gelaran bazar tahun ini total ada 60 stan yang ambil bagian dan di dalamnya terdapat 10 stan untuk masyarakat setempat dan 10 stan lainnya dari beberapa kampus di luar STTI. Sedangkan jumlah mahasiswa-mahasiswi STTI yang ambil bagian dalam bazar tersebut mencapai kurang lebih 100 orang.(Adly Bara)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here