Menteri Susi Bangun 5.000 Rumah di Natuna

0
624
MENTERI Susi saat berkunjung ke Natuna beberapa pekan lalu. f-hardiansyah/tanjungpinang pos

NATUNA – Sesuai desain Pembangunan Kawasan Industri Perikanan Tangkap dan Pengolahan Terpadu Selat Lampa, Natuna oleh Kementerian Kelautan Perikanan (KKP), peruntukan kawasan itu salah satunya untuk pemukiman penduduk.

Berdasarkan gambar desain dari website resmi KKP, adapun beberapa peruntukan kawasan itu yakni, kawasan publik 117.716,87 meter persegi, kawasan industri perikanan tangkap dan pengolahan terpadu 109.360 meter persegi, kawasan pemukiman 140.555,84 meter persegi, kawasan docking dan workshop 36.028,14 meter persegi.

Melengkapi pembangunan yang sudah ada, maka KKP akan membangun 5.000 unit perumahan rakyat di Kawasan Sentral Kelautan Perikanan Terpadu di Selat Lampa tahun ini. Pembangunan perumahan itu rencananya akan diisi oleh segala fasilitas pendukung lainnya. Pembangunan perumahan rakyat yang dicanangkan oleh KKP mendapat dukungan. Apalagi perumahan itu diperuntukkan bagi masyarakat Natuna khususnya.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Natuna Zakimin mengatakan, rencananya tahun ini pembangunan perumahan untuk nelayan akan dibangun sebanyak 5.000 unit di kawasan SKPT.

Baca Juga :  Hampir Separuh Wonder Woman

”Kalau sesuai dengan master plan-nya di kawasan SKPT itu akan dibangun sekitar 5.000 unit perumahan rakyat. Untuk lebih jelas teknisnya langsung ke Dinas Perkim saja,” kata Zakimin.

Selain pembangunan perumahan untuk nelayan, rencananya Kementerian Pekerjaan Umum juga akan membangun jalan lingkar di daerah Teluk Depeh Kecamatan Pulau Tiga.

Jadi dalam program pembangunan yang terintegritas segalanya harus sejalan sehingga percepatan pembangunan Natuna agar bisa lancar.

”Ya kita berharap pembangunan bisa sejalan dan lancar, apalagi ke depannya SKPT Selat Lampa akan difungsikan sebagai UPT Nasional Satu se-Indonesia,” tutupnya.

Warga Natuna pun mendukung program tersebut. ”Kalau betul adanya pembangunan perumahan rakyat itu, kita berharap masyarakat Natuna bisa merasakannya memiliki tempat yang layak juga,” kata Kusnain warga Pulau Tiga saat ditemui di Jalan Soekarno-hatta, Ranai, Senin (26/2).

Dikatakannya, keinginan yang didambakan adalah hidup layak dan bisa meningkatnya perekonomian masyarakat. Karena dengan adanya perumahan, jika perekonomiannya tidak baik pasti akan sepi.

Baca Juga :  Gubernur Dianugerahi Santri of the Year

”Ya kita cuma bisa melihat dan mendengar saja, pembangunan perumahan nelayan 5.000 unit. Tapi kita tidak tau dapat atau tidak,” ucapnya.

Pembangunan kawasan itu dilakukan karena akan dijadikan pusat perdagangan ikan terbesar di Asia Tenggara. Hasil laut Kepri khususnya Natuna pun bisa dijual ke sana untuk selanjutnya diekspor.

Pembangunan kawasan tersebut berdekatan dengan Danau Tapau dengan luas 13,38 hektare. Kemudian, direncanakan akan dibangun juga pangkalan TNI AL tak jauh dari SKPT tersebut.

ProgramKKP untuk menjadikan kawasan Selat Lampa di perairan Natuna sebagai salah satu Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT) secara bertahap mulai menunjukkan hasil.

Pembangunan kawasan Selat Lampa ini dipilih karena dinilai paling strategis sebagai pusat perikanan di perbatasan Laut Natuna Utara atau dulu disebut Laut Cina Selatan.

Baca Juga :  2019, Tiap Kelurahan Dapat Anggaran dari Pusat

Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti dalam beberapa kali kesempatan mengatakan pembangunan SKPT ditujukan untuk meningkatkan ketahanan pangan, meningkatkan konsumsi ikan di masyarakat, serta mendorong pendapatan devisa melalui ekspor, dan meningkatkan pendapatan nelayan.

Selat Lampa yang secara administrasi masuk dalam wilayah Kecamatan Pulau Tiga akan menjadi tempat pendaratan ikan. Selama ini, daerah yang paling sering menjadi tujuan tempat pendaratan ikan adalah Jakarta, Pontianak (Kalimantan Barat), Belawan (Sumatera Utara), dan Batam (Kepulauan Riau).

Pembangunan Pelabuhan Selat Lampa diupayakan untuk peningkatan pengelolaan perikanan tangkap dari 9,3% menjadi 40% dari total stok ikan lestari.

Pembangunan Pelabuhan Perikanan Selat Lampa akan segera dirampungkan dalam tahun ini agar dapat difungsikan. (hrd/mas/net)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here