Menteri Susi Diskusi di Kedai Kopi

0
679
MENTERI Susi berbincang sambil minum kopi di kedai pinggir jalan di Pulau Tiga Natuna, kemarin.f-istimewa

NATUNA – Semangat untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan sudah menjadi motivasi Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pujiastuti karena berkat orang tuanya nelayan yang tidak pernah luntur menghantarkannya bisa duduk menjadi menteri.

Sebagai anak dari orangtua yang bekerja sebagai nelayan, kebersamaan dengan para nelayan di Kecamatan Pulau Tiga Natuna tidak menghilangkan kebiasaannya bercengkrama layaknya nelayan.

”Kita sudah biasa hidup susah mulai dari kecil. Sudah berusaha bantu orang tua, jadi kalau bisa jangan pernah lupa asal kita nelayan ya kembali ke nelayan,” ucap Susi Pujiastuti saat duduk bersama para nelayan Pulau Tiga, kemarin.

Baca Juga :  Bukit Raya Tabrak Karang Angker

Dikatakannya, kebiasaan ngopi bareng dengan para nelayan pesisir sering dilakukan selama kunjungan kerja. Oleh sebab itu pihaknya sangat mengetahui batas kesejahteraan nelayan.

”Kita sangat mengetahui kesejahteraan nelayan yang cukup memprihatinkan, kalau bisa kita ingin meningkatkan kesejahtraan itu,” jelasnya.

Izal salah seorang nelayan Pulau Tiga menuturkan, kerendahan hati seorang menteri Ibu Susi cukup diacungi jempol. Walaupun sudah jadi menteri tidak lupa akan asalnya dulu.

”Mantap bang, walau sudah jadi orang hebat tapi masih mau duduk dan ngopi bareng kami nelayan di pinggiran,” ujar Izal.

Baca Juga :  Ikut Pergub atau Taati Permen PUPR

Menurutnya, dengan memiliki jiwa seorang nelayan tetap saja akan kembali menjadi nelayan. Mudah-mudahan saja banyak orang yang seperti Susi mau memperhatikan para nelayan.

”Kita cuma bisa berharap para nelayan hidup sejahtera, apalagi Indonesia punya menteri yang memperhatikan orang bawah seperti kami nelayan pesisir,” tutupnya.

Dalam kunjungannya ke Natuna, Menteri Susi selain meninjau proyek Kementerian Kelautan Perikanan yang ada di sana, dirinya juga menyempatkan diri diskusi dengan nelayan setempat.

Saat itu, sejumlah warga dan nelayan duduk di kedai kopi di pinggir jalan. Susi pun tak sungkan duduk di kedai kopi pinggir jalan bersama masyarakat nelayan.

Baca Juga :  Rakerwil APEKSI Perjuangkan Kenaikan Dana Kelurahan

Sambil memesan satu gelas kopi, Susi nampak bersendagurau dengan nelayan. Beberapa nasihat-nasihat juga disampaikan Susi. Meski seorang ayah nelayan, namun anak harus sekolah setinggi-tingginya. (hrd)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here