Menteri Tjahjo Tak Mau Jadi Timses Capres di 2019

0
642
Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo.

JAKARTA – Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo tidak akan ikut-ikutan dalam tim pemenangan salah satu capres pada Pilpres 2019 mendatang. Hal itu ditegaskan Menteri Tjahjo menjawab pertanyaan wartawan saat menghadiri acara pagelaran wayang kulit di halaman kantor Kementerian Dalam Negeri di Jalan Merdeka Utara, Jakarta Selatan, Jumat (3/8) malam.

Menteri Tjahjo yang malam itu mengenakan baju hitam dengan logo Asian Games menyebutkan, ia berkomitmen akan membantu Presiden Jokowi sampai akhir jabatan. “Presiden pun meminta saya agar fokus sebagai Mendagri. Tak hanya Presiden, Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum PDIP pun meminta agar membantu Presiden sampai akhir tugas.

Baca Juga :  Jendela Melihat Usulan Prioritas Masyarakat

Nama Tjahjo diusulkan PDIP sebagai ketua tim sukses Jokowi untuk pemilihan presiden 2019. Seperti diketahui PDIP mengajukan tiga nama sebagai ketua tim sukses, yakni Puan Maharani, Pramono Anung dan Tjahjo Kumolo. Pada pemilihan presiden 2014 lalu Tjahjo tercatat sebagai ketua tim sukses pasangan Jokowi-Jusuf Kalla.
“Saya pada posisi sebagai Mendagri. Saya akan fokus membantu Bapak Presiden Jokowi sampe selesai tugas,” kata Tjahjo.

Selain itu, Tjahjo berpendapat, andai dia jadi ketua tim sukses di saat dirinya masih menjabat Mendagri, tentu agak kurang elok. Sementara dalam konteks pemilihan, Mendagri adalah wakil pemerintah yang harus berhubungan dengan penyelenggara dan peserta pemilihan.

Baca Juga :  Nurdin Lapor Polemik Cawagub ke Jokowi

“Sebagai Mendagri kalau merangkap tim sukseskan nanti mau berhubungan dengan capres lain enggak enak,” ujarnya.

Jadi, ia akan fokus menjalankan mandat yang diberikan Presiden. Sebagai Mendagri, dirinya ingin mengawal dan memastikan pesta demokrasi yang digelar nanti berjalan sukses. Apalagi, pemilu serentak 2019 adalah yang pertama kali digelar.

“Tugas saya menyukseskan saja, selesai tugas. Memastikan bahwa pileg dan pilpres ini berjalan dengan baik. Kami bersama sama dengan KPU dan Panwaslu mengawal bahwa proses pileg dan pilpres ini tingkat partisipasi politik bertambah dengan baik,” katanya.

Ia ingin pesta demokrasi 2019, benar-benar menjadi pesta rakyat yang demokratis. Karena itu ia mengajak semua elemen yang terlibat dalam pemilu, bersatu melawan politik uang.

Baca Juga :  Ternyata Produksi Padi di Lingga Jauh Lebih Banyak

Berkampanye tanpa ujaran kebencian, tapi saling adu program dan konsep. Sehingga rakyat disuguhi kontestasi politik yang mencerdaskan. Mengenai diusulkannya dia sebagai ketua tim sukses, Tjahjo menjawab dengan tegas, masih banyak yang lebih baik darinya untuk memangku tugas itu.
” Saya kira masih banyak orang-orang yang lebih baik dari saya untuk jadi tim suksesnya Pak Jokowi,” katanya. (jek)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here