Menuju Jalan Baru, Penyempurnaan Pengabdian kepada Masyarakat

0
88
Anggota DPRD Provinsi Kepri Suryani bersama dengan warga di Batam di salah satu acara. f-istimewa

Suryani, Politisi PKS yang Kaya Pengalaman di DPRD Kepri

Menjadi kepala daerah seperti calon wakil gubernur impian politisi. Bahkan mereka yang sudah menjadi anggota DPR RI pun rela berhenti untuk mengadu nasib menjadi kepala daerah.

TANJUNGPINANG – Nada bicara lembut teratur dan tertata rapi. Tiap kalimat yang dilontarkan mengalir deras. Mengkritik tapi tidak menyakitkan yang dikritik. Empat periode menjadi anggota DPRD Kepri sejak 2006 membuat Suryani, politisi asal PKS itu matang dari sisi jam terbang.

”Bu Suryani dekat dengan banyak kalangan,” kata Gubernur Kepri Isdianto ketika diminta komentarnyanya soal Suryani yang menjadi pendampingnya di pilkada 2020. Suryani yang akan berpasangan dengan Isdianto banyak bercerita soal pencalonannya di pilkada serentak 2020.

Banyak hal yang diskusikan dengan Suryani soal kampanye di masa sulit karena pandemi, soal dukungan keluarga hingga soal memasak di rumah untuk keluarga. Politisi perempuan murah senyum itu mulai menemukan tempat berlabuh sebagai polisi sejak partai itu bernama Partai Keadilan. Sejak 2006 hingga 2020 menjadi anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau. Itu bukan waktu yang singkat sebagai proses menjadi matang sebagai politisi.

Wajar ia dipilih PKS mendampingi Isdianto. Selama kontestasi pilkada sejak 2005, baru kali ini kader tulen PKS berlaga. Tiga pilkada lalu, 2005, 2010 dan 2015, PKS mengusung bukan kader murni. Dan Suryani membuka jalan itu.

”Di politik itu banyak pengalaman yang kita peroleh. Insya Allah keluarga saya sudah memahami. Apalagi suami saya juga pengurus PKS Provinsi Kepri. Jadi sudah tahu bagaimana menjadi politisi,” kata Suryani.

Di DPRD Kepri saat ini, Suryani termasuk politisi perempuan yang setiap pemilu bisa duduk di DPRD. Bahkan 2019, suaranya berlebih di dapil itu. Sehingga PKS meloloskan dua kadernya di DPRD Kepri. Kepercayaan warga Batam terhadap Suryani tak diragukan. Banyak kegiatan dan program kemasyarakatan yang berhasil dia bawa untuk konstituennya.

Baca Juga :  Cacha Anisa Presenter Debat Putaran Pertama

Tidak berjarak dengan masyarakat membuat setiap pemilu, Suryani melenggang di DPRD. Tak banyak politisi perempuan yang mampu bertahan seperti Suryani di Kepulauan Riau. Ya, hanya Suryani yang saat ini politisi perempuan senior yang kekal di DPRD.

”Beliau kader PKS yang mumpuni. Layak untuk memimpin Kepulauan Riau,” kata rekan sejawat Suryani dari PKS, yakni Iskandarsyah.

Suryani, Iskandarsyah, Raden Chahyono, termasuk kader utama PKS yang namanya muncul di internal agar bisa menjadi calon wakil gubernur gubernur pada pilkada 2020.

Yang jelas, basis Suryani dari kalangan pengajian dan majelis taklim yang sudah dia bina selama ini di Batam bukan jumlah yang sedikit. Suara perempuan dan kalangan milenial akan digarap maksimal oleh Suryani di Batam. Selain dukungan dari rekan rekan kerjanya selama menjadi pegawai perusahaan di kawasan industri Mukakuning.

”Teman teman di dulu sama sama di kawasan industri Muka Kuning masih kontak sama saya,” ujar Suryani.

Sebelum menjadi wakil rakyat, istri Wildan ini pernah bekerja di Muka Kuning. Bakat kepemimpinan sudah terasah ketika sejak menjadi aktivis dakwah dan akhirnya menjadi pelaku sejarah masuk ke partai dakwah yang militansi tak lagi diragukan.

”Teman teman di Batam ketika mendengar saya ikut mencalonkan wakil gubernur, mereka sangat mendukung. Itu dorongan yang luar biasa bagi saya untuk berjuang bersama mereka guna memenangkan kompetisi ini,” katanya.

Baca Juga :  Penyerahan Data Dukungan Dibuka 25 November

Menang atau kalah bagi Suryani itu tak ada masalah. Itulah memantapkan langkahnya pada September 2020 mengundurkan diri sebagai anggota DPRD.

”Ada juga yang bertanya gak sayang dengan jabatan anggota DPRD. Padahal itukan sudah pasti. Saya katakan, ini amanah besar yang harus saya jalankan sebagai kader partai dan aspirasi dari masyarakat. Insya Allah jika menjadi wakil kepala daerah tentu peran di tengah masyarakat bisa lebih maksimal lagi. Kita bisa berbuat banyak lagi,” ujar ibu dari empat orang anak itu.

Teman-teman, suami, anak dan keluarga semuanya, kata Suryani, memberikan dukungan maksimal. Sehingga ia semakin kuat bertarung di pilkada 2020. Sejauh ini, pasangan Isdianto dan Suryani sudah diusung PKS dan Hanura. Masih ada beberapa partai yang akan bergabung dengan Hanura dan PKS untuk menambah jumlah kekuatan.

Ketika ditanya bagaimana hubungannya dengan mantan kader PKS yang saat ini bergabung di partai baru Gelora? Suryani menyebutkan hubunganya dengan teman teman itu masih baik.

”Memang secara organisasi belum ada pernyataan khusus. Tetapi ada beberapa teman yang mendukung,” kata Suryani.

Benahi SDM
Suryani meyakini sumber daya manusia (SDM) sangat penting dalam proses pembangunan negara hingga daerah. Sistem yang baik tanpa diisi dengan sumber daya yang bagus juga tidak maksimal. Oleh karena itu, Suryani ingin membenahi SDM yang ada saat ini untuk peningkatan kualitas pelayanan publik. Pembenahan itu bisa melalui peningkatan kualitas SDM melalui diklat diklat dan kegiatan lainnya.

Karena Provinsi Kepri termasuk daerah kaya sesuai dengan rilis Badan Pusat Statistik (BPS) berdasarkan capaian PDRB tahun 2018 menduduki peringkat ketiga di bawah DKI Jakarta dan Kalimantan Timur. Dengan SDM yang handal bisa memberikan pelayanan yang maksimal untuk peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) dari pelbagai sumber yang saat ini.

Baca Juga :  Hari ini, Tiga Paslon Pilwako Tes Kesehatan

”Good governance and good governance harus kita ciptakan agar kualitas layanan publik kita berlangsung prima. Dan itu bisa dilakukan dengan sempurna jika SDM sudah maksimal,” katanya.

Di musim pandemi saat ini, hingga 2021, Ia mengakui pemerintahan di seluruh dunia dan Indonesia khususnya Kepri akan mengalami masalah karena roda ekonomi terganggu. Makanya diperlukan pemimpin kreatif mendorong ekonomi UMKM. Selain itu mendorong kegiatan konsumsi tetap terjaga.

”Kita yakin Kepri akan segera bangkit setelah pandemi berakhir ketika. Sektor wisata, industri, UMKM, dan jasa lainnya menjadi penting harus segara kembali normal,” kata Suryani.

Walaupun sebagai politisi yang memiliki jadwal waktu yang padat, namun Ia tetap membagi waktu untuk bisa memasak bagi empat orang anaknya dan suami.

”Saya masih memasak untuk anak-anak. Karena itu penting. Dan keluarga saya memahami bagaimana kesibukan saya harus bertemu banyak orang,” katanya.

Bagi Suryani, menjadi calon wakil gubernur periode 2021-2024 adalah membuka jalan baru dari PKS menuju puncak pengabdian kepada masyarakat Kepulauan Riau. Segala risiko ia terabas. Untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat.

”Insya Allah ini jalan baru yang harus saya lalui. Semoga bermanfaat bagi orang ramai,” ujarnya.***

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here