Menuju Kota Bersih, Sidak Pasar

0
168
Wakil Walikota Tanjungpinang, Hj Rahma meninjau Pasar Bincen

TANJUNGPINANG – Tahun ini, Pemko Tanjungpinang berupaya kembali meraih kota sehat. Sama seperti tahun 2017 lalu, namun menambah dua tatanan lagi.

Mewujudkan itu, Wakil Walikota Tanjungpinang, Hj Rahma memimpin kunjungan ke pasar tradisional Bintan Centre yang masuk kategori penilain, Sabtu (9/3) pagi.

Didampingi Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tanjungpinang, Rustam, Kabid Darat Dishub Kota Tanjungpinang, M Yamin serta jajarannya serta anggota Satpol PP Tanjungpinang.

Hadir juga pemerhati lingkungan, Kherjuli bersama tim penilai kota bersih 2019 tingkat Provinsi Kepri. Beserta Direktur PT TMB Tanjungpinang, Zondervan.

Kunjunganh pagi itu didampingi pengelola Pasar Bincen, Jasmin beserta stafnya.

Hj Rahma menuturkan, tujuan turun berniat mengembalikan pasar Bincen masuk kategori terbersih. Bahkan sebelumnya masuk urutan ke dua di Indonesia, beberapa waktu lalu.

“Pasar ini berpotensi kembali meraih kategori itu, mengingat ditunjang kondisi lingkungan dan sususan meja serta kios yang masih bisa rapi,” ujarnya di depan pengelola Pasar Bincen.

Kondisi kini di lapanga, banyak pedagang yang menambah ukuran meja maupun kios dengan memasang papan maupun lainnya.

Menurut Hj Rahma selain membuat kondisi pasar tidak rapi, membuat pengunjung tidak nyaman. Terkait hal ini, meminta kepada pedagang merapikan seperti semula.

“Percayaah bapak-ibu, bahwa rezeki itu tidak tertukar. Kalau rapi yang diuntungkan juga pedagang sebab pembeli akan nyaman datang,” tuturnya.

Bila kondisi sekarang, para pembeli sulit melintasi. Ia meminta para pedagang mau mengikuti aturan untuk kenyaman bersama.

Terkait hal ini, Hj Rahma meminta pengelola pasar menertibkan. Ia berencana kembali turun ke pasar, Minggu (10/3).

“Saya yakin pedagang yang nyaman kalau lapaknya rapi. Mari kita jaga bersama tempat kita mencari makan,’ paparnya.

Terkait bersihan, ia meminta komitmen dari pengelola memastikana di dalam dan di luar pasar.

“Ini kan punya penglola, kalau punya Pemko seutuhnya sudah saya minta tim kebersihan turun. Apalagi para pedagang juga dipungut biaya kebersihan dan keamanan jadi harus sama-sama komitmen,” paparnya.

Tekait permintaan Jasmin menambah personil keamanan yaitu Satpol PP, Hj Rahma siap yang mengkomunikasikan dengan Walikota Tanjungpinang, H Syahrul.

“Saya sampaikan permintaan ini ke pak wali,” paparnya.

Tim Penilai Kota Sehat, Kherjuli menuturkan, 2017 lalu Pemko Tanjungpinang berhasil meraih kota bersih.

Dengan dia tatanan yaitu Pemukiman Sarana dan Prasarana Sehat dan Kehidupan masyarakat yang sehat dan Mandiri.

Dituturkannya, tahun ini menambah dua tatanan yaitu lingkungan dan arus lalu lintas.

“Pasar merupakan salah satu indikator yang dinilai, ucapnya sembari menuturkan agenda ini rutin dilaksanakan Kementrian Kesehatan Republik Indonesia dua tahun sekali. (dlp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here