Menunggu Kerja Keras Kepala Daerah

0
136
Meski di median jalan banyak ditemukan lampu penerangan jalan, namun hanya sebagian kecil yang masih menyala karena minimnya biaya perawatan. f-andri/tanjungpinang pos

Mbs perekonomian di Tg Pinang lesu dapat dilihat banyak ruko 2 begitu juga mal sepi pembeli kemudian ada yg bersepikulasi menyewa ruko utk berjualan makanan selama 3 bulan tutup karena tekor tak imbang dgn pemasukan. Oleh karena itu siapapun yang menjadi walikota tg pinang harus bekerja keras agar menggaet investor utk menginvestasikan modalnya di tanjungpinang. Bilamana tidak sulit bagi tanjungpinang utk bertahan menjadi kota yang sejahtera bagi warganya kerena banyak orang sulit mendapatkan pekerjaan ibarat kata banyak yg berjualan tetapi tidak ada pembeli mohon Pak Lis dan Pak Syahrul bekerja keras agar ekonomi tg pinang bergaliat dan warga pinang sejahtera.
+6281314992494

Perbanyak Infrastruktur
Mbs
Gubernur Nurdin Segera Cari Investor Agar Cepat Terealisir Mumpung Pak Jokowi Lagi Semangat Membangun Infrastruktur Ini adalah timing yg tepat sekali jembatan Babin dijamin dapat meningkatkan Perekonomian Masyarakat Kepri dan daerah selamat berjuang Pak Gubernur.
081314992494

TANGGAPAN:
Perekonomian Provinsi Kepri, terus tumbuh, walau kadang deflasi. Secara umum, Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Kepri memperkirakan, tahun 2019, ekonomi Kepri akan timbuh diangka 5,2 sampai 5,6 persen. Sementaara inflasi diperkirakan melambat, diangka 3,5 persen ± 1 persen.

Pertumbuhan ekonomi ditopang kinerja industri pengolahan, ?pertambangan dan penggalian, serta perdagangan yang diperkirakan akan mulai menguat pada triwulan 11-2019. Perekonomian Kepri triwulan 1-2019 diperkirakan akan tumbuh pada kisaran 4,8% hingga 5,2% (yoy).

Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan ekonomi diperkirakan akan disumbang oleh pertumbuhan net ekspor. Itu didorong peningkatan ekspor luar negeri. Peningkatan ekspor luar negeri diperkirakan bersumber dari pertumbuhan ekspor migas maupun non migas.

Dari sisi lapangan usaha, sektor-sektor utama Kepri, dari sektor industri pengolahan, pertambangan dan penggalian. Selain itu, dari konstruksi maupun perdagangan diperkirakan akan tetap tumbuh namun melambat. Sektor industri pengolahan diperkirakan mengalami perlambatan seiring dengan total index of industrial production (IIP) Singapura pada triwulan IV 2018 yang tumbuh melambat.

Sektor pertambangan dan penggalian diperkirakan tumbuh melambat seiring dengan harga migas dunia yang menunjukkan perlambatan sejak awal 2019. Adapun sektor konstruksi diperkirakan mengalami perlambatan dipengaruhi oleh relatif rendahnya aktivitas konstruksi pada triwulan l-2019.

Perencanaan awal tahun dan anggaran investasi baik pemerintah maupun swasta yang masih dalam proses pematangan.

Sementara itu, sektor perdagangan diperkirakan tumbuh melemah seiring tingkat penghasilan masyarakat dan kebutuhan konsumsi yang lebih rendah. inflasi, triwulan I tahun 2019 diperkirakan melambat. Tekanan inflasi diperkirakan mereda seiring dengan menurunnya konsumsi setelah faktor musiman Natal dan Tahun Baru.

Secara total tahunan, inflasi Kepri 2019 diperkirakan 3,5%. Perekonomian Provinsi Kepri, kembali tumbuh menguat pada triwulan lV-2018. Pertumbuhan ekonomi Kepri sebesar 5,48 %, lebih tinggi dibanding pertumbuhan triwulan sebelumnya sebesar 3,74%.(mbb)

Gusti Raizal Eka Putra
Kepala BI Kepri,

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here