Menyelam 5 Jam, Dapatnya 30-70 Ekor

0
2699
Seorang nelayan sedang mencari kuda laut di perairan Desa Sebong Pereh, Kecamatan Teluksebong, Senin (26/3). f-jendaras/tanjungpinang pos

Saat Harga Kuda Laut Kering Rp 4,7 Juta Per Kg

Kuda laut, salah satu hewan laut yang bernilai ekonomis tinggi. Meski hewan tersebut termasuk hewan yang dilindungi, namun perburuannya banyak dilakukan masyarakat.

BINTAN – MEREKA menyelam untuk mendapatkan keuntungan yang cukup besar. Meski terus diburu, namun keberadaan kuda laut di wilayah Utara Bintan tetap berkembang dan menjadi perburuan rutin setiap tahunnya.

Sejak akhir bulan Desember atau awal Januari setiap tahunnya, puluhan nelayan di wilayah Utara Bintan seperti Pantai Sekera di Kecamatan Bintan Utara hingga Sebong Lagoi di Kecamatan Teluksebong sudah bersiap-siap turun ke laut memburu hewan yang biasa disebut ondok-ondok oleh masyarakat setempat itu.

Meski terkadang arus dan gelombang laut masih belum bersahabat, para pemburu kuda laut dengan cekatan menyelam dan memburu satu per satu kuda laut yang bersembunyi di rerumputan setu atau rumput laut lainnya.

Tidak mudah untuk mencari hewan bernilai jutaan rupiah tersebut. Pemburu harus menyesuaikan dengan kondisi pasang air laut. Pasalnya perburuan kuda laut paling mudah dilakukan, terutama menjelang air surut atau menjelang air pasang. Apabila air surut atau pasang, maka sulit dilakukan penyelaman.

Biasanya, penyelaman dilakukan pada kedalaman 50 hingga 80 sentimeter ke dalam air. Kondisi air yang jernih dan tenang sangat penting agar kuda laut yang nyaris sama dengan rumput laut mudah dilihat.

Arri (25), salah seorang nelayan Desa Sebong Pereh yang setiap tahun memburu kuda laut mengatakan, dirinya bersama puluhan nelayan lainnya memang sangat mengharapkan pendapatan dari kuda laut. Harganya yang mencapai Rp 4,7 juta perkilogramnya ini membuat nelayan tergiur.

Biasanya, perburuan kuda laut dilakukan di sela-sela waktu menjaring atau memancing ikan. Sehingga pendapatan nelayan setiap hari tetap ada. Untuk menyelam mencari kuda laut, Arri mengatakan, hal tersebut dapat dilakukan berjam-jam lamanya dalam sehari. Paling cepat 2 jam dan paling lama adalah 5 jam.

”Kalau hasil setiap hari nangkap tak tentu, kadang 30 sampai 40 ekor, kadang sampai 70 ekor, tergantung kondisi air laut,” katanya.

Untuk mendapatkan satu kilogram kuda laut kering, para pemburu harus mendapatkan 700 ekor kuda laut dan dikeringkan. Kemudian selanjutnya baru dapat dijual ke pengepul.

Dalam perburuan setiap tahunnya, pemburu dapat mencari judul laut selama 6 bulan saja. Sepanjang waktu itu, paling tidak pemburu bisa mendapatkan 2 hingga 3 kilogram. Bahkan, kalau beruntung, ada yang mendapatkan hingga 8 kilogram dalam waktu 6 bulan tersebut.

”Keberadaan kuda laut di sini seperti bonus lah bagi kami. Ini dapat membantu menambah pendapatan kami, sangat membantu,” sebutnya.

Biasanya, lanjutnya, kuda laut juga dikonsumsi sendiri oleh nelayan untuk membantu meningkatkan stamina dalam bekerja. ”Ya kami banyak mendapat manfaat lah dari kuda laut ini. Alhamdullah setiap tahun mesti ada saja yang kami tangkap,” tambahnya.(JENDARAS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here