Meriah, Puncak Perayaan Imlek di Nagoya

0
140
PERAYAAN Imlek di Batam bersama Wakil Gubernur Kepri Isdianto, Walikota Batam Rudi dan Kapolda Kepri bersama warga Tionghoa di Batam berlangsung meriah. f-istimewa/humas pemko
Perayaan Tahun Baru Imlek, 2570 di Batam berlangsung aman dan lancar. Puncak perayaan dilakukan dengan pesta kembang api di Nagoya, Batam.

BATAM – Simbol-simbol atau ornamen yang menunjukkan tahun shio Babi dipertontonkan.

Peringatan Imlek itu senin (5/2) malam hingga dini hari, dihadiri Wakil Gubernur Kepri, Isdianto. Kapolda Kepri, Irjen pol Andhap Budhi Revianto, Wali Kota Batam, Nuryanto, Wali Kota Batam, HM Rudi, Wawako Amsakar Achmad, Edy putra Irwandi dan lainnya.

Para pejabat yang hadir, menekan tombol diikuti dengan tembakan kembang api, pertanda tahun baru Imlek. Masyarakat terlihat antusias dan memadati area perayaan. Atraksi barongsai, tarian, serta musik bertemakan Imlek, disuguhkan.

Wakil Gubernur Kepri, Isdianto mengatakan, keberadaan etnis tionghoa di Kepri, sudah menyatu dengan masyarakat. Termaksuk para pengusaha yang ikut membangun perekonomian Kepri. Sehingga sinergi antara etnis Tionghoa dan lainnya, bisa terus berjalan dengan baik.

”Kita harus saling bersinergi membangun kekompakan,” imbau Isdianto.

Menurutnya, etnis Tionghoa di Kepri memberikan sumbangan ekonomi yang signifikan. Diperkirakan sumbangsih perekonomian sekitar 7 persen dan diharapkan bisa ke depan mencapai 10 persen. ”Ekonomi akan meningkat dengan signifikan, jika kita bersama sama membangun Kepri,” himbaunya.

Wali Kota Batam, HM Rudi menyampaikan harapan yang sama. Diminta agar semua etnis dan suku di Batam, bisa bekerjasama membangun. Mendukung pembangunan Batam dan Kepri, dalam mewujudkan kesejahteraan bersama.

”Kita harus bersama-sama membangun Batam dalam mencapai kemajuan bersama kita. Kami terus membangun fisik untuk mendukung pertumbuhan ekonomi. Mari kita dukung dan jaga bersama,” himbau Rudi.

Hal senada disampaikan Kepala BP Batam, Edy Putra Irwandi yang baru pertama kali mengikuti perayaan Imlek di Batam. Diharapkan keindahan Batam akan semakin nyata dengan kebersamaan yang terbangun di antara masyarakat.

”Kita harus bersama dan bersinergi membangun Batam. Ini malam indah dengan kemeriahaan Imlek di Batam,” imbuhnya.

Kapolda Kepri, Irjen pol Andhap Budhi Revianto mengatakan dalam mendukung kelancaran perayaan Imlek, Polda Kepri menurunkan kekuatan sebanyak 818 personel. Mereka menjaga tempat ibadah Vihara dan Kelenteng. Di mana, ada 104 tempat ibadah, dengan mengamankan 26 kegiatan.

”Kita perkirakan, perayaan Imlek yang digelar di perayaan Imlek 2019 di Vihara Nagoya Batam, diikuti sekitar 50 ribu orang,” bebernya.

Selama pelaksanaan pengamanan Ibadah Imlek 2019 kegiatan banyak dihadiri masyarakat setempat non Budha dan Konghucu. Diakui karena antusias masyarakat setempat untuk menyaksikan pesta kembang api.

”Tapi situasi aman dan terkendali,” imbuh Kapolda.(MARTUA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here