Mes PT Dima Indraya Milik Subandi Terbakar

0
507
TERBAKAR: Masyarakat dan tim pemadam kebakaran saat memadamkan api di mes pekerja milik pengusaha Subandi, Senin (3/4). F-RAYMON/TANJUNGPINANG POS

Tanjungpinang – Mes karyawan yang ditempati oleh Juremi (54) dan anaknya Kevin (12), hangus terbakar, Senin (3/4) sekitar pukul 13.45.

Mes yang terbakar itu berada di kawasan PT Dima Indraya dan PT Candi Pulau Mas milik pengusaha Subandi, di Jalan Sultan Machmud Nomor 52, Tanjungunggat.

Dugaan sementara yang menyebabkan kebakaran ini adalah arus pendek. Akibat kebakaran itu, barang-barang milik Juremi tak bisa diselamatkan. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

Informasi yang dihimpun, saat api berkobar Juremi dan Kevin sedang berada di luar mes. Api pertama kali dilihat Kevin saat hendak pulang ke rumah setelah membeli pisang tak dari tempat tinggalnya.

Namun, setibanya di depan kantor, Kevin melihat asap membubung tinggi ke luar dari dalam rumahnya. Melihat api semakin membesar, Kevin langsung berteriak minta tolong ke warga.

Tak lama kemudian, tiga unit mobil Penanggulangan Bahaya Kebakaran (PBK) Tanjungpinang turun ke lokasi untuk memadamkan api.

”Tadi saya lagi keluar beli pisang, pas balik lihat api sudah besar,” kata Kevin.

Di tempat sama, Juremi mengatakan, saat api membakar tempat tinggalnya sedang bekerja di Batu 8. Kemudian, dia dikabari warga setempat untuk segera pulang. Setibanya di mesnya, Juremi melihat rumahnya sudah hangus terbakar.

Dia menuturkan, dari keterangan warga yang diperolehnya, tabung gas miliknya sempat meledak sehingga terdengar oleh warga.

”Barang-barang sudah hangus semuanya, tadi sempat terdengar juga suara satu kali ledakan tabung gas,” sebutnya.

Kanitreskrim Polsek Bukit Bestari Ipda Raja Vindo mengatakan, api diduga berasal dari arus pendek listrik yang mengakibatkan terbakar plafon atap. Dari keterangan saksi yang diperoleh, kebakaran ini sempat terdengar suara ledakan oleh warga.

Pada waktu terjadi kebakaran, saksi mata Agus dan karyawan lain sedang bekerja di pelabuhan.

Agus melihat ada kepulan asap keluar dari genteng kantor, lalu berlari menuju pintu ruangan tempat tinggal karyawan dan membuka pintu serta melihat api sudah semakin besar.

”Yang terbakar mes karyawan. Saat kebakaran saksi sempat mendengar suara ledakan dari ruangan sebelah,” ungkapnya.

Dia menyampaikan, untuk memadamkan api, tiga unit mobil PBK Pemko Tanjungpinang dan dibantu oleh masyarakat setempat. Untuk saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan penyebab terjadinya kebakaran.

”Api berhasil dipadamkan dan tidak ada korban jiwa situasi aman dan terkendali,” ujarnya.(Raymon)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here