Mesin Pembangkit PLN di Tambelan Rusak

0
698
LEPAS KAPAL: Kadishub Bintan Yandrisyah bersama Syahbandar, polisi, Adpel, Pelindo dan jajaran Kantor Navigasi melepas keberangkatan MV VOC Batavia menuju Tambelan, Senin (19/6) pagi kemarin.f-istimewa/dishub

150 Warga Mudik Gratis

BINTAN- Mesin pembangkit listrik milik PLN di Kecamatan Tambelan kembali rusak dan menimbulkan masalah di kalangan masyarakat. Saat ini, dilakukan pamadaman bergilir, mulai sejak 17 Juni 2017 lalu. Warga meminta agar PLN Tanjungpinang memperhatikan listrik Tambelan. Apalagi saat ini warga sedang menjalani ibadah puasa Ramadan dan lebaran Idul Fitri.

”Jika PLN tak mengirim teknisi pada jadwal kapal feri maupun Sabuk Nusantara 62 pada 22 Juni, maka dipastikan warga Tambelan pada saat lebaran, akan gelap gulita. Karena listrik saat ini hidup bergilir,” kata Wakil Ketua Kerukunan Keluarga Tambelan (KKT) Tanjungpinang, Robby Patria, Senin (19/7). Menurut dia, PLN maupun pemerintah sepertinya kurang serius memperhatikan listrik di kecamatan terjauh di Kabupaten Bintan tersebut. Sehingga sampai sekarang listrik di Tambelan selalu bermasalah. Padahal bukan pelayanan 24 jam, hanya 12 jam. Itupun masih mati bergiliran.

Baca Juga :  Pagi Ini, Pimpinan DPRD Bintan Dilantik

”Kasihan warga yang beribadah selama Ramadan harus bergelapan. Mereka yang berjualan kue untuk lebaran juga harus menunggu giliran listrik nyala, baru bisa memasak kue. Inikan menganggu kenyamanan warga,” kata Patria. Hal yang sama juga dikeluhkan warga Tambelan, Saut. Menurutnya, PLN dinilai kurang transparan dalam menetapkan tagihan listrik. Hal ini terlihat dari tagihan biaya listrik bulanan yang tidak memiliki rekening resmi pembayaran dan tidak mencantumkan total daya listrik yang terpakai selama sebulan.

”Kami minta BPK turun langsung ke Tambelan untuk memeriksa ada masalah apa sebenarnya di PLN Tambelan,” katanya. Manager PLN Area Tanjungpinang wilayah kerja Kepri kecuali Batam Armunanto, membenarkan terjadi pemadaman listrik di Tambelan, akibat kerusakan. Tim teknisi sudah berada di Tambelan. Namun, pengiriman sparepart dari Tanjungpinang ke Tambelan terkendala transportasi.

Baca Juga :  Pemkab Gandeng PT ICON+

”Ini kendala kami soal transportasi yang ke Tambelan. Bila ada kapal yang ke Tambelan, sparepart segera di kirim ke Tambelan,” ujarnya. ”Insya Allah kita terus berupaya untuk memperbaiki kerusakan di sana. Dan, sudah bisa normal sebelum lebaran,” janjinya.

Mudik Gratis
Pemkab Bintan telah memberikan pelayanan transportasi gratis kepada warga, yang mudik ke Tambelan, Senin (19/6) kemarin. Untuk angkutan perdana, Dinas Perhubungan Bintan memberikan pelayanan gratis kepada 150 orang. Kepala Dishub Bintan Yandrisyah mengatakan, kapal feri ke Tambelan membawa penumpang dari pelabuhan Kantor Navigasi Kijang, menuju ke Tambelan.

Baca Juga :  Cegah Konflik Nelayan, Perlu Kebijakan Kearifan Lokal

”Jarak tempuh dari Kijang ke Tambelan lebih dekat. Ada 150 warga Tambelan yang sudah mudik di trip pertama ini. Selanjutnya, kapal VOC Batavia akan mudik kembali ke Tambelan, Kamis (22/6) ini,” kata Yandrisyah. (bas/fre)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here