Mesin PLN Terbakar

0
632
Mesin: Mesin rekanan PLN yang Terbakar. F-indra/tanjungpianng pos

Natuna – Satu unit mesin sewa PLN Rayon Natuna dari PT BGP mengalami kebakaran serius pada pukul 02.15, Minggu (26/3).

Dua unit Damkar dikerahkan untuk mengatasi kobaran api. Peristiwa itu menyebabkan listrik dipadamkan sekitar 1 jam.

Peristiwa itu membuat pihak PLN panik lantaran lokasi mesin 6 yang terbakar itu persis berada di dekat tanki bahan bakar solar. Untungnya petugas Damkar dibantu pegawai PLN dan karyawan PT BGP cepat mengatasi kobaran api.

”Kita belum tahu penyebab pastinya. Besok kita akan investigasi bersama. Dan kita beruntung api tidak sampai menjalar ke tanki minyak solar,” kata Manajer PLN Rayon Natuna Hasdedi Minggu dinihari.

Dia memastikan, kebakaran itu tidak berdampak pada proses pemadaman listrik dalam waktu lama. Karena kebakarannya tidak terlalu serius hanya saja dia mengakui kebakaran itu sangat riskan.

”Tidak ada pemadaman dalam waktu lama, karena mesin yang terbakar itu sebetulnya mesin yang tidak terpakai atau cadangan. Jaringan kita juga tidak terganggu. Sebentar lagi kondisi listrik kembali normal. Kita apresiasi kerja damkar yang cukup sigap mengatasi peristiwa ini,” ungkap Hasdedi.

Proses pemadaman api berlangsung sekitar 45 menit. Petugas damkar tidak hanya terfokus memadamkan api yang melalap satu unit mesin itu, akan tetapi mereka juga membasahi bagian luar tanki solar yang diduga terpapar panas api.

”Kendala yang berarti tidak ada cuma karena kondisinya gelap dan tempatnya sempit cukup membuat kita kerepotan juga,” kata seorang petugas damkar yang enggan disebutkan namanya.

Berdasarkan pantauan di lapangan, warga sekitar yang dekat dengan kantor PLN berhamburan keluar rumah. Mereka merasa khawatir karena sebelumnya pernah terjadi peristiwa kebakaran ditempat yang sama sekitar 2 tahun lalu.

”Merinding saya mas begitu mendengar PLN terbakar. Takut kejadian 2 tahun lalu terulang kembali. Soalnya seluruh keluarga sedang tertidur lelap,” kata Zumi seorang warga sekitar kantor PLN Rayon. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here