Midai Jadi Percontohan Listrik Prabayar

0
581
TINJAU: Wakil Bupati Natuna Ngesti Yuni Suprapti (tengah) saat meninjau PLN Cabang Midai. F-ISTIMEWA

NATUNA – PLN Natuna akan menjadikan Midai sebagai wilayah percontohan sistem pembayaran listrik prabayar. PLN akan mulai menerapkan sistem prabayar dalam waktu dekat.

Manajer PLN Natuna Hasdedy mengatakan, saat ini PLN sudah menambah satu mesin pembangkit listrik di Pulau Midai dengan kapasitas 500 kilowatt. Saat ini masih dilakukan uji kehandalan mesin pembangkit, sebelum masuk ke sistem jaringan.

Selain itu, listrik di Pulau Midai sudah diusulkan beroperasi 24 jam. ”Kalau sudah oke dalam uji coba kehandalan, dilihat kemampuannya baru nanti dibikin perencanaannya untuk operasi selama 24 jam,” kata Hasdedy melalui selulernya, kemarin.

Baca Juga :  Siapkan Rp 10 Miliar, Lanjutkan Jalan Lingkar

Hasdedy mengatakan, program percontohan listrik prabayar tentunya banyak memberikan keuntungan bagi pelanggan untuk berhemat. Jika PLN operasi 24 jam dapat menambah PAD Natuna, dari pajak penerangan jalan sebesar 10 persen.

Ia menyebutkan, sistem pembayaran itu diterapkan untuk dua tujuan yakni untuk menghindari tonggakan pembayaran dan untuk efisiensi penggunaan daya listrik. ”Kami perlu dukungan masyarakat, dengan menjadi pelanggan prabayar, untuk mendukung beroperasinya listrik 24 jam. Karena dari 14 jam menjadi 24 jam, PLN juga menambah biaya operasional,” jelas Hasdedy.

Baca Juga :  Kelapa Hibrida Menjadi Investasi Masyarakat

Wakil Bupati Natuna Ngesti Yuni Suprapti mengimbau agar pelanggan PLN Midai berpartisipasi untuk merealisasikan program PLN sebagai kecamatan percontohan dalam penerapan pelanggan prabayar. Ngesti berharap, persoalan tunggakan bulanan tagihan listrik pelanggan bisa diselesaikan dan pelanggan menggantikan meteran prabayar. (hrd)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here