Mikol Legal Siap Disidangkan

0
314
PERSONEL Lanal Dabo Singkep saat menurunkan mikol merek Carlsberg yang merupakan muatan kapal Januari lalu. f-Istimewa

LINGGA – Pihak Kantor Pelayanan dan Pengawasan Bea Cukai (KPPBC) Tanjungpinang mengklaim, bahwa 450 minuman beralkohol jenis bir merek Carlsberg dan 720 botol minuman jenis arak putih yang diamankan pihak Lanal Dabo Singkep legal. Mikol tersebut diamankan dari sebuah kapal Samudera II di laut sekitar Desa Sungai Buluh pada 18 Januari lalu. Hal ini berdasarkan surat pendukung yang diberikan KPPBC Tanjungpinang dalam penyidikan yang dilakukan Lanal Dabo atas tangkapan kapal tersebut.

Atas dasar ini, Kejaksaan Negeri (Kejari) Lingga menetapkan penyidikan atas tangkapan KM Samudera II, oleh Lanal Dabo Singkep lengkap dengan dugaan tidak memiliki Surat Izin Berlayar (SIB) telah lengkap dan siap disidangkan.

”Atas dasar surat keterangan dari Bea Cukai Tanjungpinang yang mengatakan, bahwa muatan Samudera II adalah legal. Kesalahan kapal ini sesuai penyidikan dari kawan-kawan dari Lanal Dabo Singkep. Karena tidak memiliki surat izin berlayar,” kata Puji Triasmoro, Kepala Kejari Lingga dalam konfrensi pers usai menerima berkas dan barang bukti tangkapan dari penyidik Lanal Dabo, Senin (19/3) sore.

Ia menjelaskan, sebenarnya penyidik Lanal Dabo Singkep ingin menyerahkan hasil penyidikan atas tangkapan KM Samudera II sejak sebulan lalu. Namun, pihak Kejari Lingga belum bisa menerima karena belum memiliki kejelasan atas muatan kapal. Oleh penyidik Lanal kemudian melakukan koordinasi dengan pihak Bea dan Cukai Tanjungpinang.

”Setelah melalukan koordinasi, Bea dan Cukai Tanjungpinang mengeluarkan surat yang mengatakan muatan kapal Samudera II Legal. Kalau tidak ada surat itu, kami juga tidak berani melakukan penuntutan sesuai fungsi kejaksaan,” terangnya.

Puji belum bisa memastikan apakah minuman keras muatan kapal Samudera II ini merupakan barang FTZ atau bukan. (tir)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here