Minggu Depan, Lukita Janji Revisi Perka BP Batam

0
586
DISKUSI: Kepala BP Batam Lukita dan Wali Kota Batam Rudi SE diskusi tentang pembangunan dan peningkatan perekonomian Batam, belum lama ini di Batam Center. f-martua/tanjungpinang pos

BATAM – Peraturan Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam dijanjikan akan direvisi. Terutama terkait dengan jasa kepelabuhanan dan lahan. Revisi Perka itu diharapkan dapat meningkatkan eksistensi pengusaha. Sebelum revisi, BP pihaknya sudah mengundang pihak-pihak terkait dengan Perka itu.

Harapan Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam Lukita Dinarsyah Tuwo, sebagaimana disampaikan, Kamis (9/11), ada beberapa Perka yang akan direvisi. Namun untuk tahap awal, lebih pada revisi tarif pelabuhan dan lahan.

”Kita akan segera finalkan dalam beberapa ini. Memang sedikit terlambat, tapi kita undang pihak terkait supaya saat Perka keluar, tidak kaget,” sambungnya.

Saat ini diakui Perka nomor 9 tahun 2017 tentang Jenis dan Tarif Layanan sudah dibahas dengan assosiasi pengusaha yang terkait kepelabuhanan. Dari sharing yang digelar akan tuangkan dalam perubahan. Paling lambat minggu depan sudah selesai.

Baca Juga :  Defisit, Program PIK 2020 Tetap Berlanjut

”Revisi sedikit saja. Kemarin pada pertemuan, mereka minta ada pertemuan lagi. Tapi mereka rapat internal dulu untuk mencari masukan,” ujarnya.

Sementara untuk Perka 10 tahu 2017 terkait lahan, diakui akan dilakukan banyak perubahan. Dimana, perubahan diharapkan dapat meningkatkan pelayanan BP dan bisa diterima pengusaha. ”Tapi roh Perka tetap. Perubahan untuk memaksimalkan pelayanan dalam meningkatkan perekonomian,” imbuhnya.

Ditanya terkait dengan lahan-lahan di Batam yang sebagian sudah ditarik BP diakui akan dievaluasi lagi. Sementara yang tidak ditarik tapi belum dibangun, pihaknya akan didorong untuk dimanfaatkan. Sehingga berproduksi. Tapi jika tidak dikelola juga, akan ditarik setelah pihaknya bertemu dengan penerima.

Baca Juga :  Si Bayi Tidur Nyenyak di Drum Bekas

”Kami akan dorong agar lahan dimanfaatkan, sehingga produktif. Kalau masih sanggup, akan kami kesempatan. Kalau tidak sanggup lagi, kita tarik,” imbuhnya.

Salah satu revisi yang dibocorkan Lukita, terkait pasal jaminan pelaksanaan pembangunan, sebesar 10 persen dari total investasi. Termasuk syarat izin BP Batam, jika mengagunkan di bank. Sehingga ke depan juga BP Batam bisa memaksimalkan pendapatan, untuk menggerakkan ekonomi Batam.

Sebelumnya, Lukita mencanangkan upaya jangka pendek (Quick Win 100 hari) maupun jangka panjang (selama 2 tahun target), agar kegiatan usaha itu dapat berkembang.

Quick win itu diantaranya, terkait Perka lahan, UWT, pelabuhan, penyelesaian masalah perizinan lahan dan pencabutan lahan, percepatan pelayanan berusaha dan peluncuran mall pelayanan publik (MPP).

Baca Juga :  KEK Diresmikan, Serap 23.200 Naker

Selain itu diakui pihaknya akan meningkatkan komunikasi BP Batam dengan pemangku kepentingan di Batam. Akan dilakukan peluncuran master plan jangka panjang. Penanganan permasalahan sosial terkait lahan, rancangan reorganisasi BP Batam dan review atau revisi tarif pelayanan BP Batam di bandara).

”Akan melakukan juga event internasional dan nasional secara berkala dan persiapan pembentukan KEK,” kata Lukita saat bertemu pengusaha sehari sebelumnya. (mbb)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here