Minim Pembinaan, Administrasi Dana Desa Amburadul

0
839

LINGGA – Kepala Bidang Pemberdayaan dan Pemerintahan Desa, Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Kabupaten Lingga, Said Asy’ari menilai, pentingnya tertib administrasi pengunaan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD).

Menurutnya, tertib administrasi agar pengunaan DD dan ADD dapat dipertanggunjawabkan. Untuk itu, penting dilakukan pembinaan secara berkesinambungan bagi perangkat desa. Saat ini, masih terdapat desa di Kabupaten Lingga yang lemah dalam urusan administrasi.

”Kami sudah berkoordinasi dengam BPMPD Kepri, untuk mencari solusi agar ke depannya tidak ada masalah lagi dengan persoalan administrasi pengunan DD dan ADD,” kata Said Asy’ari, kemarin. Ia menyampaikan, sebagian desa di Kabupaten Lingga urusan administrasi penggunaan DD dan ADD sudah memenuhi standar administrasi keuangan. Namun, sebagian urusan administrasi keuangannya masih amburadul.

Baca Juga :  Disduk ke Pesisir Rekam KTP-el

Sehingga, harus dikembalikan saat verifikasi pencairan. Hal ini, tentu bisa mengganggu program pembangunan desa yang telah tersusun dalam Perda APBDes.  ”Untuk mengatasi kelemahan administrasi, kami menyarankan agar setiap perangkat desa, untuk diberikan pembinaan dan pelatihan,” katanya.

Berdasarkan pantauan selama ini, BPMPD Lingga menilai untuk pembinaan administrasi keuangan dangat minim dilakukan.
Pembinaan yang terlihat dilakukan, hanya dilakukan satu tahun sekali. Artinya, pembinaan yang satu kali dalam setahun tersebut tidak bisa terserap oleh perangkat desa.

Ditambah lagi, belum meratanya perangkat desa yang berstatus sarjana. Ia menuturkan, bila ketentuan administrasi telah sesuai dengan standar pengelolaan keuangan, para perangkat desa tidak perlu khawatir menjalankan program yang telah tercantum dalam Perdes.

Baca Juga :  Bulan Ini, Awe Rombak Pejabat Lingga

Ketika ditanya mengenai keterlambatan pencairan Dana Desa, Said mengungkapkan, selain adanya rotasi sejumlah pejabat baik di BPMPD, maupun di sejumlah OPD, juga berpengaruh Karena adanya sistem keuangan baru. ”Namun hari ini, sudah 49 desa yang sudah dicairkan dana desa,” imbuhnya.(TENGKU IRWANSYAH)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here